Disney Jadi Alasan Netflix Batalkan 'Daredevil' Musim Keempat

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 30/11/2018 15:37 WIB
Disney Jadi Alasan Netflix Batalkan 'Daredevil' Musim Keempat Netflix menyampaikan terima kasih atas dukungan kepada Daredevil selama tiga musim. (Foto: REUTERS/Mike Blake)
Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan streaming Netflix nampaknya sudah siap mengucapkan perpisahan dengan serial pahlawan super Daredevil setelah tiga musim bersama.

"'Daredevil' milik Marvel tidak akan kembali untuk musim keempat di Netflix," ucap perwakilan Netflix kepada DEADLINE.

"Kami begitu bangga dengan pertunjukan terakhir dan musim terakhir (serial tersebut). Meskipun hal ini menyakitkan untuk para penggemar, kami merasa menutup babak ini dengan kesan yang baik merupakan keputusan terbaik," tambahnya.



Meski serial yang mengudara sejak 2015 itu tak berlanjut manis di Netflix, seluruh episode dari tiga musim yang pernah tayang akan tetap dapat disaksikan hingga bertahun-tahun kemudian.

Di samping kabar tersebut, Netflix memberikan petunjuk kalau Daredevil akan digarap lebih besar lagi oleh Marvel.

"Karakter Daredevil akan dihidupkan dalam proyek Marvel mendatang," sebutnya, tanpa memberi rincian lebih lanjut.

Sebagai tanda perpisahan, Netflix mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh tokoh di balik layar serial tentang pahlawan tunanetra itu.


"Kami berterima kasih kepada mitra kami di Marvel, produser Erik Oleson, penulis cerita, kru dan para pemain luar biasa, termasuk Charlie Cox sebagai Daredevil sendiri, dan kami berterima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung pertunjukan selama bertahun-tahun," lanjutnya.

Daredevil bukan serial Marvel pertama dari semesta Defenders yang diputus dari layanan streaming global itu. Sebelumnya, drama aksi Luke Cage dan ahli bela diri Iron Fist bahkan hanya menyentuh musim kedua.

Kini, tersisa dua tokoh fiksi Marvel di serial Netflix yaitu Jessica Jones dan 'The Punisher'. Pembatalan tersebut dikarenakan Disney tengah menyiapkan layanan streaming sendiri, yakni Disney Plus dan mulai menarik kembali hak cipta proyek film dan televisi yang dilisensikan ke Netflix. (tsy/rea)