Ratu Inggris Siap Sambut Anak Pangeran Harry-Meghan Markle

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 19:29 WIB
Ratu Inggris Siap Sambut Anak Pangeran Harry-Meghan Markle Keluarga kerajaan Inggris tampil bersama di pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle pada Mei lalu. (Foto: Andrew Milligan/Pool via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratu Elizabeth II mengakui dirinya dan anggota keluarga kerajaan lain mengalami tahun yang sibuk pada 2018 ini. Dalam siar Natal tahunan 25 Desember kemarin, sang Ratu mendiskusikan banyak kegembiraan yang dirasakannya bersama keluarga.

"(Tahun) ini adalah tahun yang sibuk untuk keluarga saya, dengan dua pernikahan dan dua bayi, dan seorang bayi yang akan segera datang," ujar Ratu Elizabeth, merujuk pernikahan Putri Eugenie dan Jack Brooksbank pada Oktober lalu setelah bersatunya Pangeran Harry dan Meghan Markle di bulan Mei.

Keluarga kerajaan juga sibuk menyambut anak ketiga Pangeran William-Kate Middleton, Pangeran Louis di bulan April, serta putri kedua Zara dan Mike Tindall, Lena, di bulan Juni. Zara adalah cucu tertua Ratu Elizabeth, anak dari Putri Anne dan Mark Phillips.


"(Kelahiran bayi-bayi) itu menjaga nenek mereka tetap sibuk," lanjut Ratu yang berusia 92 tahun tersebut.


Selain itu, Ratu juga menyinggung perayaan ulang tahun ke-70 Pangeran Charles pada 14 November lalu, di mana ia memberi sambutan di pesta yang diselenggarakan di Istana Buckingham.

"Adalah sebuah hak istimewa untuk ibu manapun untuk bisa memberi sambutan di ulang tahun ke-70 putranya. Itu artinya Anda hidup cukup lama untuk melihat anak Anda bertumbuh. Itu agak seperti, menggunakan analogi yang saya yakin akan disukai, menanam pohon dan bisa menyaksikannya tumbuh," kata Ratu saat itu, seraya menyebut Pangeran Charles sebagai pria yang 'selalu bergairah dan kreatif'.

"Melalui banyak perubahan yang saya lihat selama bertahun-tahun, iman, keluarga dan persahabatan tak hanya konstan untuk saya, tetapi juga menjadi sumber kenyamanan pribadi," ucap Ratu dalam video Natal tahunan, dilansir dari Ace Showbiz.

"Bahkan dengan perbedaan yang terdalam, memperlakukan orang lain dengan hormat dan sebagai sesama manusia selalu menjadi langkah pertama agar bisa saling memahami," lanjutnya.

Video Sang Ratu dipublikasikan tepat setelah keluarga kerajaan menghadiri kebaktian bersama-sama di Gereja St. Mary Magdalene di Sandringham, Selasa (25/12) pagi. Dalam kesempatan itu, Pangeran Harry dan istrinya disebut bergabung dengan Pangeran William dan Kate, dan kedua pasangan itu terlihat rukun.


Di penghujung 2018, rumor memburuknya hubungan kakak-beradik William dan Harry semakin meruncing, seiring merebaknya berita pertengkaran Kate dan Meghan yang diakhiri dengan tangis Meghan sebelum pernikahan megahnya dengan Harry. Kabar ini bahkan dibantah oleh pihak istana, sebuah hal yang jarang sekali terjadi.

William disebut tak menyetujui hubungan adiknya dengan aktris Meghan Markle, dan sejak itu hubungan mereka menegang. Kepindahan Harry dan Meghan dari Istana Kensington ke Frogmore Cottage dirumorkan untuk menjauhi keluarga William, namun sebuah sumber dalam mengatakan Harry-Meghan hanya ingin menjauh dari mata kamera seiring kehamilan aktris The Suit itu.

"Secara alami, Harry tidak ingin hidup di bawah bayang-bayang kakaknya seumur hidup. Kehidupan mereka juga bergerak ke arah yang berbeda, karena Wiliam harus menyiapkan diri menjadi raja suatu hari nanti," kata sumber tersebut.

Katie Nicholl, seorang pengamat mengatakan William dan Harry harus meredakan tensi hubungan menyambut Natal. "Bukan berarti mereka tidak saling berbicara, mereka masih sangat dekat seperti sebelumnya, tetapi ada fase naik-turun, ada tensi. Natal menjadi waktu yang tepat untuk niat baik dan pengampunan, semoga para pangeran melakukan hal itu," ucapnya. (rea)