Idap Kanker Darah, Konser Galang Dana Digelar untuk Dian PP

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 27/12/2018 12:47 WIB
Idap Kanker Darah, Konser Galang Dana Digelar untuk Dian PP Dian Pramana Poetra saat tampil di panggung Java Jazz 2015. (Foto: Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi Dian Pramana Poetra yang dikabarkan mengidap kanker stadium 4, saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Hermina, Jatinegara, Jakarta Timur. Rekannya dalam grup musik 2D, Deddy Dhukun, mengungkapkan kondisi Dian semakin membaik.

Kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Deddy menjelaskan ia dan teman-temannya mengadakan konser penggalangan dana untuk Dian. Acara akan berlangsung pada Sabtu (29/12) mendatang pukul 21:00 WIB di Dimsum Festival, Kemang, Jakarta Selatan.

"Kami kumpulkan teman-teman dekat, mudah-mudahan ada umum yang datang. Kami enggak maksa meminta sumbangan, kalau ada yang mau silakan," kata Dian, Kamis (27/12).


Addie MS, Vina Panduwinata, Memes, Mus Mudjiono, Trie Utami, Yopie Latul dan sahabat-sahabat dekat Dian disebut bakal hadir. Deddy menambahkan juga akan ada musisi muda, meski ia tidak menjelaskan secara rinci.


Dituturkan, kondisi Dian mulai menurun saat hendak terbang ke Banyuwangi, Jawa Timur, untuk tampil bersama Deddy. Setelah diperiksa oleh dokter, ia memaksakan diri untuk tetap berangkat karena merasa bertanggung jawab sebagai musisi.

Namun Dian semakin lemas setelah mendarat di Banyuwangi. Sesampai di hotel, ia mengeluh punggung sakit dan dadanya sesak. Dokter sempat memeriksa dan memberikan obat sehingga kondisi pria 57 tahun itu membaik.

"Kemudian lemas lagi, sambil tiduran dia nanya panggung tinggi apa enggak, dia tetap mau tampil karena enggak enak udah terima fee. Saya bilang jangan dan 2D akan saya wakilkan," kata Deddy.

Idap Kanker Darah, Konser Galang Dana Digelar untuk Dian PPSebuah konser akan digelar untuk musisi Dian Pramana Poetra di Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/12). Foto: Dok. Pribadi

Kondisi kembali memburuk saat hendak terbang kembali ke Jakarta, pun begitu saat sampai di rumah. Pihak keluarga ingin langsung membawa ke rumah sakit, namun ditolak berkali-kali oleh Dian.

"Enggak mau dibawa ke rumah sakit, nanti malah meninggal kayak om Dodo Zakaria," kata Deddy, menirukan Dian.

Musisi yang pernah berkolaborasi bersama Fariz RM itu juga dua hari menolak makan hingga semakin lemah. Keluarga berkeputusan membawa Dian ke Rumah Sakit Hermina, di mana ia langsung masuk ruang gawat darurat. 


Deddy menceritakan, setelah dirawat di ruang gawat darurat Dian sempat meminta infusnya dicabut. Ia kerap mengeluh ingin pulang dengan alasan rindu dengan anak-anak. Ketika dokter menjelaskan hemoglobinnya rendah sehingga bisa berakibat fatal jika dirinya memaksa pulang, baru Dian patuh.

"Dian emosi, marah terus, tapi dipertahankan oleh keluarga agar tidak pulang. Kemarin malam dia pindah ke ICU (Intensive Care Unit)," kata Deddy.

Menengok ke belakang, Dian yang sudah aktif bermusik sempat mengikuti kompetisi Lomba Cipta Lagu Remaja 1980. Kala itu ia berhasil menempati posisi ketiga lewat lagu bertajuk Pengabdian.

Tiga tahun kemudian, ia membentuk 2D bersama Deddy. Sampai saat ini 2D telah merilis empat album, masing-masing bertajuk Keraguan (1987), Masih Ada (1989), Sebelum Aku Pergi (1996) dan Peluklah Diriku (2016).

Selain itu, Dian juga membentuk grup musik Kelompok 3 Suara (K3S) bersama Deddy dan Bagus A. Ariyanto, dengan hit Bohong. Tidak berhenti di situ, ia berkolaborasi bersama Fariz RM dan melepas album bertajuk Fariz RM & Dian PP in Collaboration With yang berisi 13 lagu pada 2014. (adp/rea)