Label Putuskan Kontrak dengan R Kelly

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 22/01/2019 11:04 WIB
Label Putuskan Kontrak dengan R Kelly Karier R Kelly tampaknya tak bertahan lama. (Foto: Jason Merritt/Getty Images for BET/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Label yang selama ini menaungi penyanyi solo R. Kelly, akhirnya mengambil tindakan tegas terkait artis pencetak hit I Believe I Can Fly itu. Sony Music Entertainment memutuskan kontrak secara sepihak, demikian pula anak perusahaan mereka, RCA Records.

Media-media di Amerika termasuk Rolling Stone, Billboard dan Variety telah melaporkan bahwa RCA tidak akan merilis musik apapun dari R. Kelly, yang telah bergabung dengan mereka sejak 2012.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan baik oleh Sony Music Entertainment maupun RCA Records. Sebuah sumber dalam mengkonirmasi pada Variety bahwa, 'tidak akan ada pengumuman eksternal terkait langkah ini dalam waktu dekat'.


Diketahui, nama R. Kelly juga telah dihapus dari daftar artis yang bergabung dengan RCA Records di situsnya.


Saat ini, Robert Sylvester Kelly sedang tersandung masalah berat. Pria 52 tahun itu dituduh melakukan pelecehan seksual, dan korbannya pun banyak sekali, termasuk gadis-gadis di bawah umur.

Sebuah spanduk terlihat diterbangkan di seputar kantor pusat Sony di California pada Sabtu (12/1) lalu, menuntut label besar tersebut melepas Kelly terkait tuduhan pelecehan yang ditujukan padanya.

Spanduk itu, yang dipasang oleh kelompok wanita Ultraviolet, kemudian menuju ke kantor RCA, terbang di atas deretan perkantoran dengan tulisan spanduk berbunyi, "RCA/Sony: Lepaskan Predator Seksual R. Kelly."



Rolling Stone menuliskan bahwa Don Russel, seorang penasihat dan konsultan Kelly, memberitahukan bahwa kliennya memiliki kontrak dua album bersama RCA. Namun bagaimanapun, pihak label belum lagi menghubungi Kelly sejak Born to My Music dan I Admit yang rilis pada tahun lalu.


"Kami memahami posisi RCA: mereka harus tetap transparan demi keberadaan seniman-seniman lain yang mereka wakili," ujar Russel.

"Mereka [RCA Records] sedang tidak dalam posisi tawar dengan apa yang terjadi pada R. Kelly. Kelly tidak punya masalah dengan RCA. Saya pikir dia lebih besar daripada RCA," lanjutnya.

"Kelly siap untuk level selanjutnya dalam hidup. Ini sungguh masuk akal bahwa mereka akan saling berjabat tangan dan saling berharap untuk yang terbaik," ucap Russel.

Kelly menyangkal klaim yang menyerang dirinya melalui sang pengacara, Steve Greenberg pada 11 Januari lalu. Greenberg berbicara kepada Associated Press, "Tuduhan itu tidak benar karena dia [Kelly] tidak pernah secara sengaja melakukan hubungan seksuak dengan wanita di bawah umur," katanya.

"Dia [Kelly] tidak pernah memaksa siapapun untuk melakukan apapun, dia tidak pernah menahan siapapun, dia tak pernah melecehkan siapapun," ucap Greenberg.

Sementara itu, kepolisian Georgia mengkonfirmasi bahwa saat ini Kelly sedang menjalani investigasi kriminal setelah film dokumentasi bertajuk Surviving R. Kelly ditayangkan. Sumber mengklaim bahwa kantor Kejaksaan Distrik Fulton tengah menyelidiki tuduhan pelecehan seksual dan telah menghubungi banyak wanita yang terduga menjadi korban Kelly, berdasarkan film tersebut. (rea)