Lima Video Musik Lokal Pilihan Pekan Ini

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 03/04/2019 20:39 WIB
Lima Video Musik Lokal Pilihan Pekan Ini Yovie Tulus Glenn bukan satu-satunya kejutan manis dalam edisi kali ini. (Screenshot via Youtube/@Yovie Widianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pekan ini, CNNIndonesia.com menyodorkan lima video musik dengan selipan satu audio pilihan. Kelimanya datang dari dalam negeri, yang membuktikan karya anak bangsa pun layak mendapat perhatian.

Beberapa mungkin tak lazim Anda dengar, yang lain bisa juga mengejutkan seperti kolaborasi Andien dengan Endah N Rhesa yang sungguh bikin hati tenang. Pun, ada grup veteran Rumahsakit yang menggandeng seorang penyanyi muda untuk sebuah lagu hit mereka, memberikan rasa berbeda saat mendengarnya. Berikut lima video musik pilihan kami. 


Abdul & The Coffee Theory - Selalu Ada


Abdul & The Coffee Theory masih konsisten dengan gaya bermusik mereka, melodi yang groovy dan ketukan drum ringan, plus lirik manis yang masih bertutur tentang cinta.

Tipikal lagu yang menyenangkan untuk didengar di kantor atau saat terjebak macet, 'Selalu Ada' juga punya visual menggemaskan yang terasa amat zaman-sekarang dengan menjamurnya kedai kopi di kota-kota besar Indonesia. Idenya tidak baru, namun 'Selalu Ada' punya tone warna yang hangat seperti secangkir kopi.

[Gambas:Youtube]

Yovie Tulus Glenn - Adu Rayu

Entah yang mana yang benar, apakah 'Adu Rayu' menjadi lagu tema sebuah film pendek atau visual lagu ini yang terlalu bagus untuk jadi video musik.

Kolaborasi tak terduga antara Yovie Widianto, Glenn Fredly dan Tulus saja sudah memberi semacam jaminan mutu. Namun melihat visual dengan para pemeran Velove Vexia, Chicco Jericho dan Nicholas Saputra dalam durasi hampir enam menit ini menambah nilai kejutan yang niscaya membuat penonton bingung. Ini film, atau web series, atau jebakan platform belanja?

Saran kami, tak perlu terlalu dipikirkan. Nikmati saja yang ditawarkan oleh Yovie, Tulus dan Glenn. Meski 'Adu Rayu' lebih menyerupai lagu cinta pada umumnya, ia jadi tak biasa karena penyajian ekstranya.

[Gambas:Youtube]


Tuan Tigabelas - Move

Sebenarnya yang satu ini baru berupa video lirik, entah apakah Tuan Tigabelas akan mengeluarkan video musik resminya. 'Move' disebut sebagai single pertama dari album debut Tuan Tigabelas yang akan rilis dalam waktu beberapa bulan ke depan.

Berbeda dari single-single sebelumnya, 'Move' menunjukkan sisi lain Tuan Tigabelas yang lebih galak dan tegas, seolah menunjukkan 'taring' Harimau Sumatra-nya. Ia tidak mencela rapper lain secara spesifik, sekalipun yang tak menulis sendiri liriknya. Ia hanya memperingatkan, bahwa Anda lebih baik berhati-hati dengannya.

[Gambas:Youtube]

Rumahsakit - Hilang [feat Adinda Thomas]

Sebagai band veteran, cukup mengejutkan ketika Rumahsakit merilis ulang single hit mereka, 'Hilang' pada 2019 ini. Visualnya sendiri terasa nyaris 'tak terlihat' karena warna-warna yang digunakan.

Suka atau tidak dengan kehadiran Adinda Thomas di lagu ini, Anda yang pernah mendengar atau malah menyanyikan 'Hilang' bersama Rumahsakit, akan tetap mendendangkan bait, "Jangan biarkan aku jangan hilang..."

Dengan aransemen yang diperbarui, 'Hilang' memang jadi lebih modern dan terdengar sangat pop.

[Gambas:Youtube]


Andien - Endah N Rhesa - Everything in Between

Satu lagi kolaborasi ekstra manis. Tak perlu banyak kata untuk Andien Aisyah dan pasangan suami-istri Endah N Rhesa, petikan gitar yang jadi intro 'Everything in Between' sudah bagai mantra yang menyihir perasaan.

Itu masih ditambah gambar yang jadi artwork, berupa pepohonan, pegunungan dan seseorang yang menempuh perjalanan panjang seorang diri. Vokal Andien dan Endah dengan pengucapan bahasa Inggris yang amat baik menjadi keunggulan lain 'Everything in Between'.

[Gambas:Youtube]

[Gambas:Video CNN] (rea)