FOTO : Lantunan Musik Rap dan Ibadah Kaum Syiah Irak

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 09/05/2019 06:41 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Di Irak, musik rap digunakan sebagai salah satu sarana ibadah demi menarik perhatian generasi muda untuk belajar agama.

Warga Syiah Irak berkumpul di depan masjid setempat di Midhatiya, 60 mil di selatan Baghdad. (Haidar HAMDANI / AFP)
Sorak-sorai terdengar ketika rapper berpakaian hitam mulai menyerukan lirik di atas panggung. (Haidar HAMDANI / AFP)
Fenomena ini sedang ramai dibicarakan di Irak, saat gerakan yang mengadaptasi 'latmiyat' tradisional dilantunkan dengan gaya musik rap demi menarik perhatian anak-anak muda setempat untuk mempelajari agama. (Haidar HAMDANI / AFP)
Sepertinya, usaha itu berhasil. Masjid-masjid kini kerap dipenuhi anak muda. (Haidar HAMDANI / AFP)
Para pemuda Syiah Irak mengangkat poster dan spanduk bertuliskan pesan persatuan agama. (Haidar HAMDANI / AFP)
Kegiatan ini tak lepas dari bimbingan dan pengawasan ulama setempat. (Haidar HAMDANI / AFP)
Ketika pengeras suara dihidupkan, mereka mulai menyuarakan ketukan drum dan seorang pemuda berpakaian hitam mengangkat mikrofon di depan mulutnya, membuat audiens bersorak. (Haidar HAMDANI / AFP)
Tak hanya anak-anak, tokoh-tokoh agama lanjut usia pun yang mengamati dari balik dinding pun ikut bergoyang. (Haidar HAMDANI / AFP)
Syekh Salem al-Janahi menyebutkan bahwa rekan-rekannya yang lebih konservatif telah jauh terlibat dalam korupsi dan politik, menyebabkan kaum muda enggan belajar agama. (Haidar HAMDANI / AFP)
Umum diketahui, agama dan politik saling berkait erat di Irak. Disebutkan sekitar 40 juta penduduk merupakan kaum Syiah, dengan populasi pemuda terlihat menavigasi masyarakat yang semakin modern. (Haidar HAMDANI / AFP)