'Chernobyl' di Rusia, Dipuji Tapi Juga Dianggap Bohong

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 07/06/2019 11:40 WIB
'Chernobyl' di Rusia, Dipuji Tapi Juga Dianggap Bohong 'Chernobyl' mendapat apresiasi di Rusia. (Dok. HBO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Chernobyl mendapat sambutan meriah di 'kampung halamannya,' Rusia. Miniseri besutan HBO itu sebenarnya tidak tayang secara luas di televisi Rusia, hanya bisa didapat dari layanan streaming Amediateka yang sebelumnya digunakan HBO untuk menyebarkan Game of Thrones.

Warga Rusia yang menontonnya memuji akurasi yang disampaikan dalam serial itu.

"Derajat realisme dalam Chernobyl lebih tinggi dari film Rusia lain tentang era itu," tulis salah satu harian pro-Kremlin yang mengulas miniseri itu.


Kritikus film untuk harian Rossiiskaya Gazeta, Susanna Alperina mengatakan pada AFP, "Saya pikir itu produk serial televisi yang berkualitas tinggi, tidak ada kesalahan yang bisa ditemukan."


Meski begitu, tetap ada saja yang menganggap miniseri yang dibintangi Stellan Skarsgard itu sebagai propaganda dan terlalu menjelekkan pihak berwenang. Ada kesan mereka digambarkan sebagai orang yang tidak berperasaan dan lambat menangani kejadian.

"Tayangan itu adalah kebohongan yang difilmkan dengan bagus," menurut surat kabar Argumenty i Fakty.

Saat insiden Chernobyl terjadi pada 26 April 1986, pemerintah Uni Soviet memang butuh tak langsung mengakuinya sebagai bencana, sampai akhirnya mengevakuasi warga.

Seperti judulnya, miniseri Chernobyl didasarkan pada kisah nyata bencana nuklir yang terjadi di Ukraina bertahun-tahun lalu. Kejadian itu sampai menyebabkan sebagian Eropa terpapar radioaktif. Insiden Chernobyl pun disebut sebagai bencana nuklir terburuk dunia.


Sebanyak 30 orang terbunuh karena ledakan, atau meninggal tak lama setelah terpapar radiasi. Sementara ribuan lainnya meninggal karena penyakit yang disebut-sebut berhubungan dengan bencana itu. Hingga saat ini jumlah pasti korbannya tak diungkapkan.

Pengamat menilai manusia baru bisa hidup dengan aman lagi di Chernobyl setelah 24 ribu tahun.

Chernobyl membangkitkan kembali memori masa kecil masyarakat yang sempat merasakan dampak dari bencana nuklir. Menurut Ksenia Larina seorang presenter untuk Echo of Moscow, "Tayangan itu dibuat dengan penghormatan dan simpati untuk orang-orang, warga Soviet."

Selain dibintangi Skarsgard, Chernobyl juga menampilkan aksi Jared Harris. Miniseri itu disutradarai Johan Renck. Belum sampai lima episode tayang, Chernobyl sudah mendapat penilaian 9,6 di IMDb.


Baca wawancara CNNIndonesia.com dengan bintang Chernobyl di sini. (rsa)