Music at Newsroom

Grrrl Gang di Antara Tur, Kuliah, dan Omelan Keluarga

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 24/07/2019 07:24 WIB
Grrrl Gang di Antara Tur, Kuliah, dan Omelan Keluarga Grrrl Gang bersama additional drummer dalam kunjungan ke kantor CNNIndonesia.com. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angee (vokal/gitar), Akbar (bas), dan Edo (gitar) saling kenal pertama kali lantaran sama-sama menempuh kuliah di salah satu universitas di Yogyakarta. Sepakat mengusung nama Grrrl Gang, ketiga sekawan ini berniat mengisi kekosongan regenerasi band di Kota Gudeg.

Niat tersebut memberi buah manis. Dikenal melalui lagu Bathroom dan Thrills, Grrrl Gang menambah diskografi dengan sebuah mini album bertajuk Not Sad, Not Fulfilled yang rilis pada 2018 lalu.


Dari sana, tawaran semakin banyak berdatangan. Dibantu teman-teman dari skena yang sama di berbagai kota, Grrrl Gang telah menjelajahi berbagai pulau di Indonesia, juga beberapa negara di Asia Tenggara. Mereka bahkan pernah menjalani tur 20 kota.


Status mahasiswa tak menghentikan para personel Grrrl Gang. Edo mengaku teguran dan omelan keluarga adalah hal yang biasa didengarnya.

"Ya biasa lah, kalau diomelin sih sudah biasa. Pasti dapat omelan, 'keluar mulu, kapan ngelarin skripsinya'. Apalagi kemarin (skripsi) setengah tahun dianggurin," katanya sambil tertawa kecil saat berkunjung ke kantor CNNIndonesia.com.

Sekalipun kerap mendapat omelan 'hangat', Edo masih mendapatkan dukungan keluarga kala harus menjalani tur 20 kota dalam rangka promo Not Sad, Not Fulfilled. Tur tersebut memakan waktu sampai kira-kira 30 hari.

Grrrl Gang di Antara Tur, Kuliah, dan Omelan KeluargaEdo gitaris Grrrl Gang menyebut dirinya kerap mendapat omelan dari keluarga lantaran tak lama menuntaskan kuliah. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

"Kemarin cabut sebulan full (untuk tur), 'aku mau cabut, ma, 20 kota sebulan', ya enggak apa-apa, tapi tetap tanggung jawab. Intinya, ada tanggung jawab lain yang harus dikerjakan," ujar pria yang bertugas di departemen gitar itu, seraya menambahkan sekarang ia telah berhasil menyelesaikan tanggung jawab tersebut.

"Sudah lulus," katanya menjawab dengan senyum lebar.

Edo menjadi satu-satunya personel Grrrl Gang yang telah menuntaskan kuliah. Angee dan Akbar yang hadir dalam kesempatan sama pun turut mengumbar senyum. Baru bersama selama tiga tahun terakhir, mereka mengaku tengah menikmati hal-hal baru yang didapat dari bermusik.


Mini album Not Sad, Not Fulfilled pun berhasil mengantar Grrrl Gang ke puluhan kota di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara. Dari main di acara-acara lokal, atau 'gig', Angee, Edo dan Akbar beranjak ke panggung yang lebih besar. Salah satunya, We The Fest 2019 yang baru digelar pada 19-21 Juli lalu.

Kini, Grrrl Gang berani membesarkan mimpi. Angee mengungkapkan, ia ingin menjajal panggung Glastonbury. Sementara Akbar, setelah terdiam beberapa lama, memilih Festival Kesenian Yogyakarta sebagai panggung impian.

"Soalnya kita belum pernah diundang main di sana," katanya lugas.

Grrrl Gang tak hanya berkunjung ke redaksi CNNIndonesia.com. Mereka bakal tampil di Music at News, Jumat, 26 Juli mendatang dan melantunkan kelima lagu dari Not Sad, Not Fulfilled.

[Gambas:Video CNN] (rea)