The Irishman, yang Terbaik di New York Film Critics Circle

tim, CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 08:35 WIB
The Irishman, yang Terbaik di New York Film Critics Circle The Irishman dinobatkan menjadi film terbaik di New York Film Critics Circle 2019. (dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film The Irishman seperti belum berhenti menoreh prestasi. Kali ini mereka mendapat dua penghargaan dalam New York Film Critics Circle 2019 dalam pengumuman resmi yang diberitakan pada Rabu (4/12).

Melansir Ace Showbiz, penghargaan pertama yang diraih adalah film terbaik. Kemudian yang kedua adalah aktor pendukung terbaik lewat Joe Pesci.

Sejak tayang perdana pada 27 September, film yang diproduksi Netflix ini mendapat banyak penghargaan. Di antaranya, Best Motion Golden Trailer Awards 2019 dan Best Film National Board of Review Awards 2019.


The Irishman merupakan film yang diadaptasi dari buku "I Heard You Paint Houses" karya Charles Brandt. Buku itu mengisahkan kisah nyata kehidupan Frank Sheeran, seorang pembunuh bayaran di New York City di era 1970-an.

Sebagai penipu dan pembunuh bayaran, Sheeran diketahui bekerja sama dengan beberapa tokoh paling dikenal di abad ke-20. Dalam film, karakter Sheeran diperankan oleh Robert De Niro.

The Irishman terus menyabet penghargaan sejak tayangnya pada September lalu. (dok. Netflix)
Di sisi lain, kisah ini juga bercerita tentang kejahatan terorganisir di Amerika setelah Perang Dunia II, di mana terdapat salah satu misteri terbesar yang belum terpecahkan dalam sejarah, yakni hilangnya bos serikat pekerja legendaris Jimmy Hoffa (Al Pacino).

The Irishman juga memotret kejahatan terorganisir di lingkungan kerja, persaingan serta koneksi ke politik. Kejadian itu berkaitan dengan hubungan Sheeran, Hoffa dan kelompok mafia The Bufalino Crime Family lewat salah satu anggotanya, Russell Bufalino (Joe Pesci).

Film ini disutradarai oleh Martin Scorsese, dengan durasi tiga jam 29 menit. Selain tiga aktor di atas, ada pula Bobby Cannavale, Harvey Keitel, Ray Romano, dan Anna Paquin.

The Irishman merupakan rilisan pertama Scorsese sejak Silence (2016). Semula, Scorsese bersiap untuk membuat film bersama studio lamanya Paramount, tetapi anggaran yang meningkat, mencapai US$159 juta atau setara Rp2,2 triliun membuat dia kemudian menjualnya ke Netflix.

[Gambas:Video CNN] (adp/rea)