Bernyanyi Selamatkan Billie Eilish dari Depresi

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 11/12/2019 06:07 WIB
Bernyanyi Selamatkan Billie Eilish dari Depresi Billie Eilish kerap bercerita soal depresi dalam lagu-lagunya, namun menolak disebut sebagai pribadi yang muram. (Foto: Kevin Winter/Getty Images for RADIO.COM /AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Solois Billie Eilish semakin terbuka tentang depresi yang ia alami, serta perjuangannya menerima ketenaran yang mendadak hadir. Duduk bersama Gayle King di CBS Sunday Morning, ia mengingat ketika para eksekutif label dan radio menolak memutar musiknya karena dinilai 'terlalu sedih'.

Saat ini, Eilish mengaku tengah mendapatkan perawatan lewat terapi dan dukungan orang-orang terdekat.

"Saya sangat tidak bahagia tahun lalu, juga di awal tahun ini. Saya amat tidak bahagia dan tak gembira," katanya.
Menurut Eilish, depresi itu telah merenggut kesenangannya, bahkan menghalanginya bergaul.


"Entahlah. Ada begitu banyak alasan. Kebanyakan karena saya memang depresi secara medis, tetapi ada hal-hal yang tidak saya inginkan waktu itu. Saya tidak mampu untuk pergi keluar. Itu sangat menyiksa, karena saya ingin pergi dan bergaul dengan teman-teman," kata pelantun 'Bad Guy' itu.

Kini, wanita 17 tahun itu telah merasa lebih baik. Ia menjadi lebih terbuka dalam enam bulan terakhir dan dapat menikmati banyak hal.

"Itu adalah perasaan paling melegakan, dapat keluar dari tempurung [depresi]," ujar Eilish.
Bernyanyi Selamatkan Billie Eilish dari DepresiBillie Eilish mengaku dirinya bukanlah pribadi yang muram. (Foto: Chris Delmas / AFP)
Sang ibu Maggie Baird menambahkan bahwa cinta Eilish terhadap musik dan dedikasi pada karier turut membantu pemulihan mental putrinya.

"Depresi itu adalah bagian paling berat dari semua ini. Kami harus memeriksa dia setiap waktu dan bertanya, 'Apakah kau masih ingin melakukan ini [bernyanyi]?'. Dia suka manggung, itulah yang membuatnya bertahan," kata Baird.

Selama ini, Billie Eilish diketahui kerap menggunakan musik untuk bercerita tentang kesehatan mental dan sindrom Tourette yang ia idap. Saat awal memasuki masa remaja, ia sempat menyakiti diri sendiri akibat depresi. Dan kini, tak sedikit orang menduga ia sengaja memalsukan depresi itu.

"Menyakitkan melihat hal itu. Saya adalah gadis 16 tahun yang tak stabil. [Sekarang] saya berada di titik paling bahagia dalam hidup, dan saya tak pernah berpikir akan mencapai usia ini," katanya.

Ketika ditanya apakah ia menilai dirinya sebagai pribadi yang muram, Eilish segera membantah.

"Tidak, sama sekali tidak. Tidak ada seorang pun yang mengenal saya berpikir saya seorang yang muram. Ya Tuhan! Saya selalu menertawakan segala sesuatu," kata Eilish.

Baru-baru ini, Billie Eilish kembali menarik perhatian dengan debut menyutradarai video musik terbarunya, 'Xanny'. Ia disebut bakal merilis album 'eksperimental', di mana di dalamnya diduga terdapat kolaborasi dengan Bangtan Boys atau BTS.

Bernyanyi Selamatkan Billie Eilish dari DepresiFoto: CNN Indonesia/Fajrian
(daf/rea)