Rilis Chocolate, Changmin TVXQ Sebut Fan Bisa Kecanduan

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 19:05 WIB
Changmin dari TVXQ menyebut penggemar bisa kecanduan mendengar lagu dari album solo perdananya sejak debut dengan TVXQ pada 2003. Changmin dari TVXQ menyebut penggemar bisa kecanduan mendengar lagu dari album solo perdananya sejak debut dengan TVXQ pada 2003. (Dok. SM Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Changmin dari TVXQ resmi merilis mini album, Chocolate dengan lagu utama berjudul serupa. Ia menyebut penggemar bisa kecanduan mendengar lagu dari album solo perdananya sejak debut dengan TVXQ pada 2003 tersebut.

"Jika mendengarkan lagu ini, kamu mungkin akan kecanduan," kata Max Changmin seperti dirilis Yonhap.

Chocolate merupakan lagu pop dance yang amat menonjolkan warna suara Changmin dalam spektrum vokal luas. Tak hanya itu, lagu tersebut juga amat catchy di bagian refrain. Chocolate juga terdengar masih memiliki beat serta warna khas TVXQ.


Lagu Chocolate dibuat bersama Yoo Young-jin dan Thomas Troelsen, yang sebelumnya turut menciptakan lagu hit TVXQ, Mirotic. Lagu itu juga diproduksi Ian Kirkpatrick, yang sebelumnya menghasilkan New Rules dan Don't Start Now (Dua Lipa).

Lagu Chocolate sendiri menceritakan hasrat seseorang terhadap cokelat dan menjadi metafora ketertarikan mereka kepada orang lain dan hubungan romantis.

"Makanan penutup bukan sesuatu yang penting, tapi memiliki unsur ketagihan yang membuatmu menginginkannya. Saya ingin menunjukkan keinginan tersebut melalui gambaran cokelat," kata Changmin.

Selain Chocolate, penyanyi kelahiran 18 Februari 1988 ini menulis lirik lagu No Tomorrow yang juga terdapat dalam album tersebut.

Secara keseluruhan, album ini menonjolkan beragam genre, seperti pop R&B dan folk rock, lewat keenam lagunya yakni Chocolate, High Heels, Piano, Me Myself & I, serta No Tomorrow.

Dalam album tersebut, penyanyi bernama lengkap Shim Chang-min ini juga berkolaborasi dengan Kim Chung-ha lewat lagu Lie.

[Gambas:Youtube]

Usai merilis Chocolate, Changmin merasa lega karena tekanan yang selama ini dirasakan setelah 17 tahun debut dalam boyband bisa terlepas.

"Saya telah menunggu kesempatan ini, di mana saya bisa dengan tenang menampilkan yang saya rasakan dan melakukannya dengan cara saya. Saya rasa itu membutuhkan 17 belas tahun untuk bisa tercapai," tuturnya.

Saat ini, ia fokus pada konten-konten daring promosi musik terbarunya untuk menjangkau penggemar di tengah pandemi Covid-19. (chri/has)

[Gambas:Video CNN]