Billie Eilish Suka Menyendiri Selama Lockdown

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 05:15 WIB
Billie Eilish mengaku menjadi salah satu orang yang menikmati kesendirian dan instruksi lockdown, meskipun ia juga berharap pandemi segera berakhir. Billie Eilish mengaku menjadi salah satu orang yang menikmati kesendirian dan instruksi lockdown, meskipun ia juga berharap pandemi segera berakhir. (Emma McIntyre/Getty Images for The Recording Academy/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi Billie Eilish menjadi salah satu terdampak lockdown untuk mencegah penularan virus corona. Selama lockdown ia tinggal satu rumah dengan orang tuanya.

Melansir NME, sampai saat ini Eilish menikmati masa-masa lockdown. Pernyataan itu ia sampaikan melalui podcast Telekom Electronic Beats yang direkam melalui percakapan video.

"Saya benar-benar menikmati kesendirian. Saya merasa semua orang menggunakan internet untuk Face Time sepanjang hari bersama teman mereka," kata Eilish.


Ia melanjutkan, "Saya menyayangi, merindukan teman dan tidak sabar bertemu mereka. Tapi saat ini saya baik-baik saja. Saya tidak masalah sendiri, saya suka kesendirian."

Meski begitu, Eilish merasa akan senang bila kehidupan kembali seperti biasa usai pandemi corona berakhir. Semua orang akan kembali bisa bertemu orang lain dan berpergian.

Kemudian, kata Eilish, dalam waktu tiga hari setelah kehidupan kembali seperti biasa, orang-orang akan merasa tak ada yang berbeda dengan sebelum pandemi. Mereka tak lagi memikirkan atau merasa rindu.

"Begitulah manusia diciptakan. Kalian akan sangat merindukan sesuatu yang tidak kalian miliki. Ketika memiliki, kalian malah tidak memikirkannya," kata Eilish.

Sebelumnya, Eilish menjadi salah satu musisi yang terlibat dalam konser amal bertajuk iHeart Living Room Concert for America. Konser tersebut digelar pada akhir Maret lalu.

Masing-masing musisi yang berpartisipasi tampil dari rumah mereka sendiri selama acara konser tersebut. Sementara, hasil donasi yang dikumpulkan nanti akan digunakan untuk memerangi penyebaran virus corona Covid-19.

Mengutip Forbes, konser ini merupakan acara nasional pertama di Amerika Serikat yang mengumpulkan para seleb dan pesohor dalam upaya tidak hanya membantu menghentikan penyebaran penyakit, tetapi juga untuk membantu mereka yang terkena dampak finansial dan lainnya.


(adp/end)