300 Karya Perupa Ramaikan Arisan Karya Museum MACAN

CNN Indonesia | Senin, 18/05/2020 18:39 WIB
Arisan Karya_EN Museum MACAN menyebut ada sekitar 300 karya yang akan meramaikan Arisan Karya sebagai upaya membantu para pelaku seni di tengah pandemi. (dok: Museum MACAN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Museum MACAN menyebut ada sekitar 300 karya yang telah dikurasi untuk meramaikan Arisan Karya, upaya penggalangan dana untuk membantu para pelaku seni di tengah krisis akibat wabah Covid-19.

Sejak mengumumkan gerakan Arisan Karya pada akhir April lalu, Kurator Museum MACAN, Asep Topan mengungkapkan bahwa tim kurasi telah menerima 430 aplikasi pengajuan dari para perupa seni Indonesia, dengan total lebih dari 900 karya.

Total tersebut didapat usai menghubungi sekitar 50 perupa senior dan mereka yang tergolong lebih muda. Selain mengundang secara khusus, pihak Museum MACAN juga mengajak seluruh perupa dengan panggilan terbuka atau open call.


"Masing-masing perupa diberi kesempatan untuk memasukkan maksimal tiga karya untuk diaplikasikan. Dari 430 itu ada yang masukkan 1, 2, hingga 3 karya sehingga yang kami terima hampir seribu jumlahnya," kata Asep dalam konferensi pers virtual pada pekan lalu.

Dari jumlah yang dikumpulkan tersebut, Asep dan tim kurator akhirnya memilih 300 karya dari 300 seniman yang akan mengikuti program Arisan Karya yang berlangsung selama tiga periode, mulai Mei hingga Juli nanti. Setiap periode akan menawarkan 100 karya dari 100 perupa.

Beberapa perupa yang dipastikan berpartisipasi dalam Arisan Karya yakni Melati Suryodarmo, FX Harsono, Tisna Sanjaya, Saleh Husein, Agus Suwage, dan Ika Vantiani. Sedangkan perupa muda yang lolos seleksi antara lain, Annisa Rizkiana Rahmasari, dan Rega Ayundya.

"Bagi kami animo dan respons positif yang didapatkan, memperlihatkan betapa dalam masa seperti ini yang sungguh tak biasa, komunitas seni dan perupa tetap membutuhkan motivasi untuk bersemangat bahwa para pelaku ekosistem seni perlu saling bekerja sama untuk membangun semangat satu sama lain," tambahnya.

Publik dapat mengikuti dan mendukung Arisan Karya dengan membeli kupon bernomor seharga Rp1 juta. Kupon ini kemudian akan dicocokkan dengan nomor karya seni dalam sesi "Ungkap Karya" lewat fitur Instagram Live di akun milik Museum MACAN. Pendukung akan mendapatkan satu karya untuk tiap kupon yang dibeli.

Arisan Karya ini akan diadakan dalam tiga ronde pada Mei, Juni, dan Juli. Ronde pertama akan diadakan pada 20 - 28 Mei 2020. Namun, semua karya bersifat misterius hingga hari "Ungkap Karya."
Annisa Rizkiana Rahmasari - EVERYTHING IS PERSONAL SERIESKarya Annisa Rizkiana Rahmasari - EVERYTHING IS PERSONAL SERIES (dok: Museum MACAN)

Perupa atau badan sosial pilihan mereka) akan menerima 70 persen dari dana yang terkumpul. Dana lainnya akan dialokasikan untuk memfasilitasi perupa membagi ilmu dan pengalaman mereka dengan masyarakat lewat materi online.

Para perupa dapat memberikan tips praktis berkesenian, lokakarya kreatif untuk dilakukan di rumah, atau program wicara, yang akan ditampilkan lewat platform digital Museum MACAN.

"COVID-19 telah berdampak sungguh besar terhadap perupa dan budaya kita. Kami harap bahwa Arisan Karya dapat menjadi titik awal yang mendorong lebih banyak aksi positif," kata Direktur Museum MACAN, Aaron Seeto.

"Kami sungguh berharap bahwa gerakan ini tidak hanya memotivasi komunitas seni lokal, tetapi juga menjadi sumber kebahagiaan untuk penikmat seni yang sedang bekerja dan belajar dari rumah." (agn/end)