Polling: 23 Tahun One Piece, Fan Tak Tahu Kapan Berakhir

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Sabtu, 25/07/2020 14:10 WIB
Seperempat abad terhanyut dalam kisah petualangan Bajak Laut Topi Jerami, para pembaca One Piece ternyata tak bisa memprediksi kapan manga itu akan berakhir. Ilustrasi. (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hampir seperempat abad terhanyut dalam kisah petualangan Kelompok Bajak Laut Topi Jerami, para pembaca One Piece ternyata tak bisa memprediksi bilamana manga tersebut akan berakhir.

Berdasarkan polling yang digelar CNNIndonesia.com pada Jumat (24/7), 58,3 persen dari 781 responden mengaku tak tau kapan One Piece akan tamat.

Di posisi kedua, 24,8 persen responden memprediksi bahwa manga One Piece akan berlangsung hingga 10 tahun ke depan.


Menyusul di bawahnya, 12,2 persen pemilih menduga bahwa cerita yang dirilis sejak 1997 ini akan berakhir dalam lima tahun ke depan.

Sementara itu sisanya, 4,7 persen pemilih, memperkirakan cerita One Piece tamat tujuh tahun lagi.

Pada awal tahun lalu, Eiichiro Oda selaku kreator One Piece sendiri sempat mengisyaratkan ke Fuji TV bahwa kisah manga itu sudah hampir tamat, bahkan lebih cepat dari yang para fan duga.

Berdasarkan laporan Anime News Network, kreator berusia 45 tahun ini mengatakan bahwa seri ini hanya akan mencapai sekitar 100 volume. Sejauh ini, One Piece tercatat sudah memiliki 96 volume.

Saat pernyataan ini tersebar, para penggemar langsung gaduh. Meski kerap mempertanyakan tentang akhir One Piece, tapi di satu sisi mereka tak ikhlas jika harus segera berpisah dengan Luffy dan kawan-kawan.

Di tengah kegaduhan ini, seorang penulis di Shueisha meyakinkan penggemar bahwa Oda hanya membual.

"Ketika Oda mengatakan OP [One Piece] akan menjadi 'sedikit lebih dari 100 volume' jangan mulai bersedih untuk meratapi akhirnya. Anda bisa melihat dia menyeringai saat mengucapkan kata-katanya sendiri. One Piece akan berlanjut untuk beberapa waktu," katanya.

(has)