Senin One Piece

Orochi One Piece: Klan Terbuang, Sukses Kudeta, Mati Sia-sia

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Senin, 27/07/2020 18:31 WIB
Citra yang sudah dibangun puluhan babak lenyap begitu saja saat Eiichiro Oda memutuskan 'mematikan' karakter shogun Negeri Wano itu di One Piece chapter 985. Citra yang sudah dibangun puluhan babak lenyap begitu saja saat Eiichiro Oda memutuskan 'mematikan' karakter shogun Negeri Wano itu di One Piece chapter 985. (Dok. Toei Animation via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Malang nian nasib Kurozumi Orochi. Citra yang sudah dibangun puluhan babak lenyap begitu saja saat Eiichiro Oda memutuskan untuk "mematikan" karakter shogun Negeri Wano itu di One Piece chapter 985.

Orochi mati setelah kepalanya dipenggal oleh sekutunya sendiri, Kaidou, yang hendak mengambil alih tongkat kekuasaan di Wano.

Kematian Orochi jelas mengagetkan. Bagaimana tidak, Eiichiro Oda sudah membangun karakter ini dengan citra mendalam, sangat menyebalkan.


Para penggemar One Piece bahkan memasukkan Orochi sebagai salah satu vilain paling menyebalkan di dunia One Piece, keji dan penuh dendam.

Rasa dendam dalam diri Orochi sendiri tumbuh karena darah klan terbuang mengalir dalam tubuhnya, yaitu Klan Kurozumi. Klan itu dipersekusi di Wano karena haus akan kekuasaan.

Di masa lalu, Klan Kurozumi menggunakan berbagai cara untuk bisa menduduki kursi shogun di Wanokuni.

Mereka bahkan rela membunuh dan meracun kelompok lain demi mengambil alih kepemimpinan Wano dari klan Kozuki yang saat itu terancam kehilangan kursi shogun karena tak memiliki keturunan.

Namun saat Klan Kurozumi sukses menghabisi klan lain, keturunan Klan Kozuki lahir, yaitu Kozuki Sukiyaki, yang pada akhirnya menjadi raja di Wano.

Kehadiran Sukiyaki berimbas pula pada eksistensi Klan Kurozumi. Nama mereka terlanjur rusak akibat tindakan main bunuh demi mendapatkan posisi tertinggi di Wano. Mereka pun dibuang dan dipersekusi oleh rakyat Wano.

Awal mula kudeta Orochi

Di chapter 965, diceritakan bahwa ada dua anggota Klan Kurozumi yang memanas-manasi Orochi untuk melakukan kudeta kekuasaan dari tangan Klan Kozuki.

Menurut kedua orang tua bernama Kurozumi Semimaru dan Kurozumi Higurashi itu Orochi seharusnya bisa menjadi shogun jika Sukiyaki tidak lahir ke dunia ini.

Provokasi dari Higurashi dan Semimaru pun semakin membakar api dendam di dalam tubuh Orochi. Dia semakin ingin merebut kekuasaan Wano dari Klan Kozuki.

"Gerilya" Orochi untuk melakukan kudeta dimulai dengan menjadi kacung di kediaman Shimotsuki Yasuie. Ia adalah paman dari Kozuki Oden yang mempekerjakan Orochi tanpa tahu bahwa dia adalah keturunan Kurozumi.

Setelah mendapat kepercayaan Yasuie, Orochi tiba-tiba jadi bawahan Sukiyaki dengan bantuan Higurashi. Dengan kekuatan buah iblis Mane-Mane, Higurashi mampu mengubah wajah dan perawakannya menjadi seperti orang lain.

Dia mengubah wajahnya jadi seperti Oden dan "mempromosikan" Orochi di hadapan Sukiyaki. Oden gadungan mengatakan bahwa Orochi sudah seperti adik baginya dan mengatakan dia layak untuk bekerja di Ibu Kota Bunga atau Flowers Capital.

Sukses menjadi bawahan Sukiyaki,Orochi pun mulai mencari cara untuk bisa menjadi shogunWano. Dua cara yang dia lakukan adalah meracuni Sukiyaki hingga tewas dan membuat dirinya menjadi shogun sementara selamaOden berlayar di lautan.

Orochi One Piece.Orochi. (Dok. Toei Animation via IMDb)

Saat Oden kembali ke Wano, dia mendapatkan fakta bahwa Orochi memimpin Wano dengan sangat kejam. Banyak orang harus kerja paksa dan hidup penuh siksaan. Dii saat yang sama, Kaidou sudah mulai menduduki Wano dan berkoalisi dengan Orochi.

Kabar itu membuat Oden marah besar dang mengincar kepala Orochi agar dia bisa kembali merebut kursi shogun.

Orochi lantas mengancam akan membunuh warga Wano yang kerja paksa jika Oden tidak menyerah. Dengan bantuan tetua Kurozumi dan Kaidou, Orochi berhasil membuat Oden menyerah.

Oden pun jadi badut di jalanan kota Wano. Warga membenci Oden karena dianggap tak bisa menyelamatkan mereka dari kekuasaan Orochi

Hingga akhirnya, Orochi sukses melakukan kudeta dan menjadi shogun Wano selama 20 tahun ke depan setelah Oden mati dieksekusi oleh Kaidou.

Orochi berkuasa

Orochi menggunakan waktunya sebagai pemimpin untuk membangun citra yang luar biasa. Dia sukses membuat nama Oden dan Klan Kozuki jadi sangat buruk, dan sebaliknya dia dianggap sebagai pahlawan Negeri Wano.

Orang-orang yang dulu dekat dengan Klan Kozuki pun satu per satu diberangus, mulai dari Yasuie yang dieksekusi mati di Rasetsu, hingga kepala Yakuza Hyogoro yang dimasukkan ke penjara Udon.

Namun, kekuasaan itu tak membuat Orochi tenang karena ramalan Kozuki Toki mengatakan 20 tahun sejak kematian Oden, keturunan Kozuki dan pengawalnya akan kembali untuk merebut Wano.

Ramalan Toki pun jadi kenyataan. Keturunan Kozuki Oden, Momonosuke dan Nine Red Scabbards, muncul untuk membalaskan dendam Oden.

Sayangnya, rencana itu berhasil diredam karena Orochi telah menempatkan seorang pengkhianat di dalam pengawal setia Klan Kozuki, yaitu Kurozumi Kanjuro.

Momonosuke berhasil ditangkap dan dipasung di panggung Onigashima, sementara Kozuki Hiyori hingga kini belum jelas kabarnya setelah terakhir disebut berada di wilayah Ringo.

Orochi sebenarnya berniat mengeksekusi mati Momonosuke di Onigashima. Namun, rencana itu disalip oleh Kaidou yang mengumumkan proyek New Onigashima.

Rencana itulah yang berujung pada pemenggalan kepala Orochi, karena Kaidou mau mengubah Wano menjadi New Onigashima, Onigashima dipindahkan ke Flowers Capital, dan Yamato dijadikan shogun pengganti Orochi.

Teori kematian Orochi

Dengan latar begitu kuat, kematian Orochi pantas mengagetkan semua pihak, mulai dari Oniwabanshu pengawal Orochi hingga penggemar One Piece. Perdebatan pun muncul membahas soal Orochi benar-benar mati atau tidak.

Seperti yang diketahui, Orochi adalah pemakan buah iblis Hebi-Hebi dengan model Yamata no Orochi atau naga berkepala delapan dalam mitologi Jepang.

Dalam budaya Jepang, delapan kepala Yamata no Orochi punya kepribadian dan kekuatan yang berbeda dan secara tak langsung naga itu punya delapan nyawa.

Itu artinya untuk membunuh Yamata no Orochi maka delapan kepala naga tersebut harus ditebas sebelum dia benar-benar mati.

Jika logika itu disandingkan dalam kondisi Orochi, seharusnya tebasan Kaidou tidak langsung membunuhnya karena kekuatan buah iblis Yamata no Orochi membuatnya masih punya 7 nyawa dari 7 kepala yang tersisa.

Kaidou yang sudah lama dekat denganOrochi pun seharusnya tahu akan kemampuan buah iblis tersebut. Yang jadi masalah adalah saatKaidou menebas kepalaOrochi, sang shogun tampak tidak sedang menggunakan kemampuan buahiblisnya.

Orochi One Piece.Orochi. (Dok. Toei Animation via IMDb)

Kenyataan itu memunculkan pertanyaan kekuatan Yamata no Orochi berfungsi hanya saat digunakan atau tidak. Kalau ya, maka seharusnya Orochi belum mati. Namun kalau sebaliknya, maka bisa dipastikan Orochi mati.

Ada teori lain pula bahwa sosok yang dipenggal Kaidou bukanlah Orochi yang sebenarnya. Orochi disebut meminta bantuan Kanjuro untuk membuat duplikat agar jika ada situasi yang merugikan, maka dia tak akan langsung mati.

Kemampuan menggambar Kanjuro memang tidak sembarangan karena dia bisa membuat duplikat dirinya sendiri saat membuka kedoknya di depan para  Nine Red Scabbard di lautan Onigashima.

Melihat fakta itu, bukan tidak mungkin Orochi meminta Kanjuro untuk membuat duplikat dirinya agar bisa kabur dari situasi genting.

Namun teori mana pun yang benar, jika memang Orochi mati semudah itu, maka bisa dipastikan pembangunan karakter yang selama ini dilakukan Oda berakhir sia-sia.

Orochi lantas bisa menjadi seorang penjahat kelas atas di dunia One Piece yang mati sia-sia.

(has)