Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil, Ungkapan Kebencian BAPAK

CNN Indonesia | Jumat, 31/07/2020 14:25 WIB
Band pendatang baru, BAPAK, mengungkapkan 'kebencian' mereka dalam lagu anyar bertajuk Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil. Band pendatang baru, BAPAK, mengungkapkan 'kebencian' mereka dalam lagu anyar bertajuk Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil. (Dok. Pribadi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Band pendatang baru, BAPAK, mengungkapkan "kebencian" mereka dalam lagu anyar bertajuk Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil.

"Surat kebencian kami kepada alam semesta diungkapkan lewat lagu berdurasi 4:49 menit menyampaikan apa yang kami rasakan adalah zeitgeist secara umum untuk generasi muda kami," tulis salah satu personel BAPAK yang bernama panggung BAP.

Dalam lagu Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil, BAPAK berkolaborasi dengan Tomo Hartono (Rekah) sebagai vokalis tamu.


[Gambas:Instagram]

Di saat bersamaan, BAPAK juga merilis video lirik dan visualisasi melalui kanal YouTube resmi mereka. Dalam video itu, terlihat tangan kiri seseorang sedang memegang rokok dari dalam mobil.

[Gambas:Youtube]

Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil bukan karya pertama BAPAK di tahun ini. Pada Mei lalu, mereka sempat merilis lagu Jon Devoight dan Pity Me secara bersamaan.

Jon Devoight sendiri sebenarnya sudah dirilis pada Maret lalu, tapi pada Mei mereka merilis versi panjang. Sementara itu, Pity Me dilengkapi dengan video yang terinspirasi dari visual hip-hop underground.

[Gambas:Youtube]

[Gambas:Youtube]

BAPAK merupakan proyek musik terbaru BAP./Yosugi yang memiliki nama asli Kareem Soenharjo. Band ini dibentuk untuk mengeksplorasi musik rock progresif dan hardcore punk, berbeda dari hip hop yang biasa BAP./Yosugi usung.

Selain BAP./Yosugi, BAPAK juga dihuni oleh tiga personel lain, yaitu Alfath A. Nugraha (Flowrpit), Bagas Wisnu Wardhana (Tarrkam), dan Kevin (Whoosah).

(adp/has)