Film Baru Universal Bisa Tayang di Rumah 3 Pekan Usai Rilis

CNN Indonesia | Jumat, 31/07/2020 01:50 WIB
Universal Pictures dan jaringan bioskop AS, AMC, sepakat bahwa film baru bisa tayang di rumah lebih cepat dari biasanya. Ilustrasi film. (morgueFile/mconnors)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jaringan bioskop terbesar di Amerika, AMC dan Universal Pictures membuat sebuah kesepakatan yang menjadi titik balik industri Hollywood bahwa penonton rumah bisa menyaksikan film terbaru lebih cepat dari biasanya.

Dalam perjanjian tersebut, film-film baru dari Universal akan bisa tersedia di platform video on demand setelah tayang di bioskop selama tiga akhir pekan atau sekitar 17 hari.

AFP menyebut kesepakatan tersebut merupakan perubahan besar di industri film ketika film besar biasanya tak akan tayang untuk penonton rumah setelah rata-rata tayang tiga bulan di bioskop.


"Pengalaman bioskop terus menjadi landasan bisnis kami. Kemitraan yang kami bina dengan AMC didorong oleh keinginan kolektif kami untuk memastikan masa depan yang berkembang untuk ekosistem distribusi film untuk memenuhi permintaan konsumen dengan fleksibilitas dan opsional," kata Donna Langley, Kepala Universal Filmed Entertainment Group dalam pernyataannya.

AMC diketahui merupakan jaringan bioskop terbesar di Amerika Utara dengan sebaran mencapai 8.000 layar di seluruh kawasan itu.

"AMC secara antusias mendukung model industri baru ini," kata CEO AMC, Adam Aron, sekaligus menambahkan model ini dapat menolong keuntungan studio dan memungkinkan produksi film baru lainnya.

"Perjanjian multi-tahun ini menjaga eksklusivitas menonton di bioskop setidaknya tiga akhir pekan pertama dalam perilisan film, di mana selama waktu itu sebagian besar pendapatan film box office secara umum dihasilkan," lanjutnya.

Namun ketentuan lengkap akan perjanjian itu, yang juga berlaku untuk rilisan dari Focus Features milik Universal, tidak diungkap secara gamblang.

Perjanjian ini datang ketika industri film menghadapi badai pandemi virus corona Covid-19 yang membuat bioskop di seluruh dunia ditutup dan menghentikan produksi film.

Meski begitu, kesepakatan ini terbilang mengejutkan karena kedua perusahaan sempat berselisih setelah Universal Pictures merilis film dalam format digital.

AMC pada April lalu mengumumkan bahwa mereka tak akan lagi memutar film Universal Pictures di layar mereka setelah studio merilis film sekuel Trolls World Tour langsung di layanan streaming karena pandemi.

(AFP/end)

[Gambas:Video CNN]