DI BALIK LAYAR

Cerita di Balik Produksi Film Guru-guru Gokil

CNN Indonesia | Jumat, 14/08/2020 13:33 WIB
Guru-guru Gokil menjadi film orisinal Netflix kedua dari Indonesia. Menyambut perilisan pada 17 Agustus, para sineas menuturkan kisah di balik layar film itu. Guru-guru Gokil menjadi film orisinal Netflix kedua dari Indonesia. Menyambut perilisan pada 17 Agustus, para sineas menuturkan kisah di balik layar film itu. (Dok. BASE Indonesia via YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia --

Guru-guru Gokil menjadi film orisinal Netflix kedua dari Indonesia. Menyambut perilisan Guru-guru Gokil pada 17 Agustus mendatang, para sineas menuturkan kisah di balik layar pembuatan film tersebut.

Dian Sastrowardoyo selaku produser dan pemain dalam Guru-guru Gokil mengatakan bahwa film dengan tema pendidikan ini mengambil sudut pandang guru yang dinilai jarang diangkat di perfilman.

"Padahal banyak film yang bercerita tentang lingkungan sekolah, tapi lebih menceritakan kegiatan di sekolah dari sudut pandang murid. Sementara, kehidupan guru-guru pun sangat menarik dan kami ingin memberikan perhatian lebih pada keunikan tersebut," katanya dalam jumpa pers virtual pada Selasa (11/8).


Berkolaborasi dengan penulis skenario yang pernah memenangkan piala Citra, Rahabi Mandra, Dian mengaku berusaha menciptakan tayangan menghibur sekaligus menginspirasi.

Selama prosesnya, Rahabi mengumpulkan cerita-cerita asli dari para guru, termasuk yang mengajar di pelosok. Proses itu memakan waktu hampir satu tahun, termasuk untuk bertemu langsung dengan para guru, mendengar kisah lucu dan keluh kesah mereka.

Dari hasil riset Rahabi, mereka menemukan bahwa setiap guru memiliki kesamaan, yakni bekerja karena panggilan hati, tanpa ada niat mengeruk keuntungan.

Di sisi lain, riset itu juga mengungkap bahwa selain menekuni dunia pendidikan, para guru juga memiliki pekerjaan sampingan demi mencukupi kebutuhan hidup.

"Hal-hal seperti itu yang akhirnya kami ambil dan coba masukkan ke dalam film ini. Seperti apa sih kehidupan di balik seorang guru, seperti apa perjuangan mereka, dan ingin menangkap seperti apa ketulusan mereka," kata Dian.

Guru-guru Gokil bercerita tentang Taat (Gading Marten) yang berambisi untuk sukses, tapi lebih sering menemui kegagalan dalam karier. Baginya, kesuksesan berarti memiliki uang banyak.

Hingga suatu saat, keadaan mengharuskan Taat untuk bekerja menjadi guru di sebuah sekolah, Di saat bersamaan, terjadi insiden yang menimpa para guru. Kejadian tersebut mengubah pandangan Taat terhadap uang, kesuksesan, dan dedikasi para guru.

[Gambas:Youtube]

Tingkah para guru di dalam film tersebut lantas menginspirasi pemilihan judul Guru-guru Gokil.

"Sebenarnya gokil adalah sesuatu yang tidak pernah ada sebelumnya, out of the box, dan unthinkable, karena guru-guru yang kita ceritakan di sini adalah guru-guru yang melakukan hal-hal yang tidak pernah mereka lakukan sebelumnya untuk bisa mencapai keberhasilan mereka," kata Dian.

Film ini disutradarai oleh Sammaria Sari Simanjuntak dan dibintangi oleh Faradina Mufti, Dian Sastrowardoyo, Boris Bokir, Asri Welas, Ibnu Jamil, Kiki Narendra, Shakira Jasmine, Kevin Ardilova, dan Arswendy Bening Swara.

Guru-guru Gokil dijadwalkan tayang di Netflix mulai 17 Agustus.

(agn/has)