Ke Polda Bali, Personel SID Pakai Kaus Seruan Bebaskan Jerinx

CNN Indonesia | Selasa, 18/08/2020 13:33 WIB
Dua personel Superman is Dead (SID), Bobby dan Eka, memenuhi panggilan ke Polda Bali sembari memakai kaus bertuliskan seruan pembebasan rekan mereka, Jerinx. Dua personel Superman is Dead (SID), Bobby dan Eka, memenuhi panggilan ke Polda Bali sembari memakai kaus bertuliskan seruan pembebasan rekan mereka, Jerinx. (CNN Indonesia/I Putu)
Bali, CNN Indonesia --

Dua personel Superman is Dead (SID), Bobby dan Eka, menyambangi Polda Bali sembari memakai kaus bertuliskan seruan pembebasan rekan mereka, Jerinx.

Bobby dan Eka datang ke Polda Bali memenuhi panggilan polisi untuk memberi kesaksian terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang menyeret Jerinx. 

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, mereka datang dengan kaus hitam bertuliskan, "Nyalakan Tanda Bahaya. Bebaskan Jerinx SID."


Selain kaus, mereka juga membawa selebaran yang berisi seruan untuk membebaskan Jerinx. Sejumlah teman Jerinx juga sempat berfoto di depan Polda Bali sekaligus menyerukan agar Jerinx dibebaskan. 

Eka juga sempat menyampaikan pesan agar Jerinx kuat menjalani proses hukum ini. Ia meminta Jerinx tetap semangat agar bisa selalu berpikir jernih meski dalam situasi seperti ini. 

"Biar Jerinx tetap kuat, tetap sehat, dan semangat. Itu poin pertama agar bisa berpikiran jernih. Ikuti selalu prosesnya dan tetap kuat," kata Eka, pembetot bass SID.

I Gede Ari Astina alias Jerinx ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian terkait unggahan 'IDI Kacung WHO'. Jerinx dijerat dengan UU ITE dan ditahan.

Namun pihak Jerinx mengajukan penangguhan penahanan dengan ayah dan istrinya sebagai penjamin.

(put/has)