Cerita di Balik Layar

Tantangan Lee Joongi-Moon Chaewon Bintangi Flower of Evil

CNN Indonesia | Sabtu, 19/09/2020 12:41 WIB
Lee Joon-gi dan Moon Chaewon mengungkap perjuangan dalam memerankan karakter dalam drama Flower of Evil, salah satu proyek paling menantang dalam karier mereka. Lee Joon-gi dan Moon Chaewon mengungkap perjuangan dalam memerankan karakter dalam drama Flower of Evil, salah satu proyek paling menantang dalam karier mereka. (Dok. tvN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktor Lee Joon-gi dan Moon Chaewon mengungkap perjuangan dalam memerankan karakter dalam drama KoreaFlower of Evil, salah satu proyek paling menantang dalam karier mereka.

Lee Joon-gi mengungkapkan bahwa Flower of Evil merupakan tantangan besar baginya karena harus melakoni banyak identitas dalam satu proyek.

Dalam Flower of Evil, ia tak hanya harus menjadi seorang suami yang amat mencintai istrinya dan sosok ayah sempurna, ia juga mesti mendalami peran sebagai psikopat.


"Terus terang, saya rasa belum cukup dewasa untuk menginterpretasikan peran sebagai suami dan ayah dengan sempurna. Cukup sulit bagi saya untuk menginterpretasikan keduanya," kata Lee Joon-gi dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.

"Memainkan kedua peran ini merupakan tantangan besar bagi saya. Namun, saya rasa ini adalah sesuatu yang harus dilalui aktor dalam karier."

Ia juga merasa sedikit kesulitan sebab Flower of Evil merupakan drama pertama yang dibintangi setelah absen dari layar kaca hampir dua tahun.

Joon-gi terakhir kali menjadi pemeran utama dalam drama Lawless Lawyer (2018) dan sempat menjadi kameo dalam episode 3 Hotel Del Luna (2019).

Di sisi lain, fakta itu juga menjadi alasan Joon-gi mengambil peran Baek Hee-sung dalam Flower of Evil. Ia ingin menampilkan sisi lainnya kepada penonton dan penggemar.

Terlebih lagi, Joon-gi mengaku bahwa pada dasarnya ia memiliki kepribadian yang benar-benar berbeda dengan karakter Baek Hee-sung.

"Saya bukan pembohong yang baik. Bahkan jika saya harus berbohong tentang sesuatu, biasanya tidak akan berlangsung lama, dan orang lain akan segera mengetahuinya. Jika saya menghadapi situasi yang mirip dengan Baek Hee-sung di kehidupan nyata, saya pasti tidak bisa menyembunyikan masa lalu saya selama itu," ucapnya sambil tertawa.

Dengan latar belakang tersebut, ia harus melakukan sejumlah penelitian sehingga bisa menghadirkan karakter yang benar-benar hidup meski banyak pertentangan di dalam dirinya sendiri.

"Selama persiapan, selain mempelajari mata dan ekspresinya, saya juga melakukan penelitian yang mendalam tentang reaksi karakter ini terhadap aktor yang berinteraksi dengannya, gambaran dari karakter itu sendiri dan lain-lain. Karya ini merupakan tantangan besar bagi saya," ungkap aktor kelahiran 17 April 1982 ini.

Drama Korea Flower of EvilDrama Korea, Flower of Evil. (Dok. tvN via Hancinema)

Ajang Reuni

Sementara itu, Flower of Evil merupakan ajang reuni Lee Joon-gi dan Moon Chae-won. Keduanya sama-sama membintangi Criminal Minds pada 2007.

Kala itu, mereka berdua berperan sebagai anggota kepolisian yang berusaha memecahkan misteri pembunuhan.

Namun, dalam Flower of Evil, mereka menjadi pasangan suami istri dengan misteri pembunuhan berantai di dalamnya.

Lee Joon-gi mengungkapkan selama syuting Criminal Minds sudah berjanji dengan Moon Chae-won akan memainkan drama romantis di masa mendatang.

"Peluang tersebut ternyata datang lebih cepat dari yang kami perkirakan, dan saya sangat senang kami bisa bekerja bersama lagi. Kali ini kami berperan sebagai pasangan yang telah menikah selama 14 tahun. Kami berdua merasa bahwa kedua karakter ini memiliki sesuatu yang baru," kata Lee Joon-gi.

Menurutnya, tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi di lokasi syuting berkat serial Criminal Minds. Ia dan Moon Chae-won sudah saling memahami kelebihan masing-masing dan kerap saling memberikan saran.

Drama Korea Flower of EvilDrama Korea, Flower of Evil. (Dok. tvN via Hancinema)

Moon Chae-won juga merasa senang dapat kembali beradu akting bersama Lee Joon-gi, di proyek yang menyatukan romansa dan misteri. Drama ini pun diyakini bisa mengaduk emosi penonton.

"Keterampilan akting yang diperlihatkan Lee Joon-gi di lokasi syuting juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi saya. Ia memiliki banyak pesona yang tidak terduga. Dia tidak hanya mempertimbangkan perasaan aktor lain dengan hati-hati, tetapi dia juga ahli dalam menghidupkan suasana di lokasi syuting," ucap Moon Chae-won.

Bagi Moon Chae-won, Flower of Evil juga merupakan tantangan besar. Koeksistensi antara cinta dan kecurigaan membuat karakternya, Cha Ji-won, selalu berjalan seperti di atas tali.

Dalam Flower of Evil, Cha Ji-won merupakan sosok polisi yang selalu menegakkan keadilan dan sangat mencintai suaminya. Ji-won juga memiliki karakter yang kuat, tidak terpengaruh oleh prasangka orang lain dan selalu berpegang teguh pada keyakinannya.

"Saya harus menunjukkan tidak hanya penderitaan batin Ji-won, tetapi juga hubungannya yang kompleks dengan suaminya. Saya juga akan berusaha keras untuk lebih memahami karakternya. Saya akan berpikir dari perspektif Cha Ji-won, bukan dari perspektif Moon Chae-won."

"Dalam serial ini, Ji-won selalu percaya bahwa Hee-sung, yang menjaganya secara diam-diam, adalah pria yang baik. Banyak kenangan indah yang tak terhitung jumlahnya di antara mereka, dan saya percaya Ji-won mencintai Hee-sung di lubuk hatinya yang terdalam," tutur aktris kelahiran 13 November 1986 ini.

[Gambas:Youtube]

Perjuangan kedua aktor ini tak sia-sia karena Flower of Evil terus menarik perhatian penonton menjelang tamat.

Satu episode sebelum tamat, Flower of Evil kembali memecahkan capaian rekor personalnya. Episode 15 yang tayang pada Kamis (17/9) berhasil mendapatkan rating rata-rata 5,1 persen dan menjadikannya rating tertinggi sejak tayang pada 29 Juli.

Drama Flower of Evil akan tamat pada 23 September. Sinopsis Flower of Evil bisa dibaca di sini.

(chri/has)