Cerita di Balik Layar

Jungkir Balik Gelar Emmy Awards 2020 kala Pandemi Covid-19

CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 20:56 WIB
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Emmy Awards 2020 digelar virtual karena pandemi. Tim produksi pun memutar otak agar gelaran tetap lancar dan meriah. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Emmy Awards 2020 digelar virtual karena pandemi. Tim produksi pun memutar otak agar gelaran tetap lancar dan meriah. (Invision for the Television Academy/AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Emmy Awards 2020 digelar virtual karena pandemi Covid-19. Tim produksi pun memutar otak agar gelaran tahun ini tetap berjalan lancar dan meriah.

Produser Eksekutif Emmy Awards 2020, Reginald Hudlin, mengatakan bahwa tim produksi melakukan berbagai eksperimen sebelum acara benar-benar terselenggara pada Minggu (20/9).

"Kami banyak bereksperimen. Maksud saya, kami tidak yakin apa yang akan terjadi dan berhasil," kata Hudlin seperti dikutip The Hollywood Reporter.


Menurutnya, penyelenggaraan Emmy Awards 2020 secara daring merupakan salah satu cara nyata untuk bisa melihat pandemi Covid-19 sebagai peluang untuk mengguncang norma tradisional Hollywood.

Namun, berbagai tantangan menanti, salah satunya penayangan langsung melalui 130 saluran streaming di dunia dengan perbedaan waktu di masing-masing negara.

"Emmy di mana inti dari semuanya adalah pengumuman pemenang, harus dilakukan secara langsung. Jimmy (Kimmel) menyukai siaran langsung. Jadi, kami semua sepakat untuk tetap melestarikan kebiasaan itu, menyebabkan banyak sekali tantangan logistik," kata Hudlin.

Sementara itu, para peraih nominasi dan Jimmy Kimmel selaku pemandu acara berada di tempat terpisah. Para peraih nominasi tersebar di berbagai negara sehingga tim harus menyiapkan kamera di masing-masing tempat.

"Kami memiliki para nominasi di rumah, taman belakang, hotel sehingga kamera akan ada di banyak negara, seperti Inggris, Berlin, bahkan Tel Aviv. Sementara kami berada di Staples Center, AS, karena itu menjadi satu-satunya tempat yang cukup besar bagi kru untuk tetap jaga jarak," tuturnya.

Tantangan kian besar karena Hudlin dan timnya sama sekali tidak mengetahui sineas mana yang akan menjadi pemenang Emmy Awards 2020.

"Jadi jika pemenangnya berada di London, itu jam 4 pagi dan mereka bisa saja tertidur pulas. Kami tak tahu yang akan terjadi. Dengan anggapan semua jaringan koneksi berjalan baik, tim produksi memiliki motto kesalahan apa yang bisa terjadi?" katanya.

In this video grab captured on Sept. 20, 2020, courtesy of the Academy of Television Arts & Sciences and ABC Entertainment, Zendaya speaks during the 72nd Emmy Awards broadcast. (The Television Academy and ABC Entertainment via AP)Salah satu aktris pemenang Emmy Awards 2020, Zendaya, menyampaikan pidato secara virtual. (The Television Academy and ABC Entertainment via AP)

Sementara itu, para tim yang mengikuti proses syuting langsung di Staples Center, Los Angeles, bersama Kimmel tetap harus mengikuti protokol keamanan dan kesehatan.

Tak hanya itu, mereka juga harus menyebar sejumlah anggota tim untuk memberikan kejutan dengan memberikan trofi langsung ke sejumlah pemenang beruntung.

Anggota tim tersebut menggunakan kostum tuksedo lengkap dengan alat pelindung diri (APD) demi menjamin keamanan.

Namun, tim itu pun tak mengetahui aktor atau aktris yang rumahnya mereka sambangi akan menang penghargaan atau tidak.

Kejadian lucu pun tak terhindarkan kala salah seorang anggota tim yang sudah dikirim ke rumah Ramy Youssef mendapati fakta bahwa aktor peraih nominasi tersebut ternyata tak menang.

Pria dari tim Emmy Awards itu pun hanya bisa melambaikan tangan ke arah Youssef dari luar rumah sembari membawa kembali piala yang ia bawah. Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah Youssef ke Twitter.

"Ketika Anda kalah Emmy," tulisnya di kolom keterangan.

(chri/has)

[Gambas:Video CNN]