Cerita di Balik Layar

Gagasan Millie Bobby Brown di Kursi Produser Enola Holmes

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Minggu, 27/09/2020 10:45 WIB
Millie Bobby Brown memiliki segudang gagasan di balik alasannya duduk di kursi produser film Enola Holmes. Millie Bobby Brown memiliki segudang gagasan di balik alasannya duduk di kursi produser film Enola Holmes. (AFP/Rich Fury)
Jakarta, CNN Indonesia --

Millie Bobby Brown mengaku sangat senang bisa menjadi produser untuk pertama kalinya lewat film Enola Holmes. Terlebih film yang ia bintangi ini mengusung isu feminisme dan jadi wadah baginya menuang berbagai gagasan.

"Saya rasa kita tidak memiliki sineas muda [yang terlibat di balik layar]. Jadi saya rasa, dengan menjadi bagian film ini bisa memulai itu," kata Millie saat wawancara terbatas dengan CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Ia mengaku sudah tertarik sejak lama untuk menjadi orang yang terlibat di balik layar produksi suatu film. Tepatnya sejak ia membintangi serial Stranger Things yang pertama kali tayang 2016 lalu.


Kala itu ia memerankan salah satu karakter utama bernama Eleven, manusia yang memiliki kekuatan setelah menjalani percobaan rahasia. Sejak itu nama Millie meroket dan main dalam berbagai film, salah satunya Enola Holmes.

Dalam film ini Millie berperan sebagai Enola, adik perempuan satu-satunya dan paling kecil dari Holmes bersaudara. Sejak kecil ia tinggal dengan ibunya, Eudora, yang mengajari banyak hal, mulai dari bela diri, olah raga sampai pengetahuan umum.

Suatu ketika Eudora hilang hingga membuat Enola sangat-sangat bingung. Ia kemudian meminta bantuan dua kakaknya yang tinggal di London, Sherlock Holmes dan Mycroft Holmes.

Sialnya, kehadiran Sherlock dan Mycroft justru tidak membantu Enola untuk mencari Eudora. Bahkan sejumlah masalah bertambah hingga Enola harus bertindak seorang diri, tanpa bantuan orang lain. Namun ia justru malah menolong orang lain.

"Biasanya kalian menonton film di mana laki-laki menyelamatkan perempuan, selalu seperti itu dan terus-menerus diulang. Kita akan bosan dengan cerita seperti itu dan kami mencoba hal baru," kata Millie.

Ia melanjutkan, "Enola menyelamatkan Lord Tewkesbury (Louis Partridge), dan saya menyukai itu. Ia mencari Tewkesbury untuk menyelamatkan, bukan meminta diselamatkan."

Aktris berusia 16 tahun ini sering berdiskusi dengan sutradara Harry Bradbeer terkait berbagai adegan di mana Enola menyelamatkan Tewkesbury.

[Gambas:Youtube]

Lebih lanjut, Millie menjelaskan bahwa ia setuju tampil dalam film ini karena memerankan karakter utama perempuan. Ia merasa selama ini jarang sekali aktris muda mendapat karakter utama perempuan.

Satu-satunya aktris muda yang ia lihat semasa kecil adalah Emma Watson yang memerankan Hermione dalam seri film Harry Potter. Hermione pun bukan karakter utama.

Hal lain yang membuat Millie tertarik memerankan Enola karena ia belum pernah memerankan karakter seperti itu sebelumnya. Dalam film ini Enola diceritakan sadar kamera dan bisa berbicara dengan penonton.

"Saya sangat senang melakukan itu. Saya selalu menyukai ide bagaimana menggunakan kamera untuk membawa penonton ke dalam cerita," kata Millie sembari tersenyum.

(end)

[Gambas:Video CNN]