Mengenal Korea Tradisional lewat The School Nurse Files

CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 20:00 WIB
Sutradara The School Nurse Files mempertahankan unsur Korea tradisional yang ada dalam novel inspirasinya guna memperkenalkan budaya itu ke khalayak luas. Sutradara The School Nurse Files mempertahankan unsur Korea tradisional yang ada dalam novel inspirasinya guna memperkenalkan budaya itu ke khalayak luas. (Dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sutradara Lee Kyoung-mi sadar betul bahwa The School Nurse Files akan menjadi drama Korea yang memadukan unsur fantasi serta Korea tradisional sejak awal penggarapan.

Perpaduan itu sudah terlihat jelas dari novel peraih penghargaan yang menjadi inspirasi The School Nurse Files karya Chung Se-rang.

Lee Kyoung-mi memilih untuk tetap mempertahankan itu setelah mengetahui The School Nurse Files akan ditayangkan di Netflix dengan cakupan penonton yang luas.


"Karena ini akan dilihat penonton global, saya ingin orang-orang melihat dan mendengarkan ornamen Korea di dalamnya. Kami memang ingin membawa banyak elemen tradisional," tutur Lee Kyoung-mi.

Sejumlah elemen Korea tradisional memang bisa terlihat dalam The School Nurse Files, salah satunya ketika karakter Eun-young yang mewarnai kukunya dengan kelopak bunga pacar air untuk mengusir roh-roh jahat. Ada pula klinik akupunktur yang selalu penuh dengan lansia sebagai pelanggan.

The School Nurse Filesdok. NetflixThe School Nurse Files. (Dok. Netflix)

"Di Korea dan mungkin di beberapa negara Asia ada klinik akupunktur yang hanya bisa diketahui dari mulut ke mulut, tapi anehnya selalu ramai. Hal-hal unik seperti itu yang ingin saya sampaikan ke penonton global," tutur Lee Kyoung-mi.

Selain itu, ada juga adegan di kawasan sekitar Seoul Tower yang penuh gembok cinta serta patung-patung yang memberikan energi bagi Ahn Eun-young.

Tak hanya secara visual, unsur tradisional Korea juga bisa didengar lewat scoring serial tersebut. Lee Kyoung-mi bekerja sama dengan sutradara musik ternama Korea, Jang Young-gyu, yang sebelumnya terlibat dalam film The Wailing, Train to Busan, Tazza: The High Roller, serta Bitter Sweet Life.

Dalam mengerjakan serial ini, Jang Young-gyu melibatkan grup SsingSsing dan Leenalchi yang mampu memikat penonton lewat campuran musik folk Korea dan pansori.

"Saya rasa saya bisa mengombinasikan elemen dalam buku dengan cakupan internasional yang disediakan Netflix dan menampilkannya secara unik," kata Lee Kyoung-mi.

Unsur-unsur Korea tersebut tidak datang begitu saja. Sang penulis novel yang merupakan lulusan pendidikan sejarah dan sastra Korea, Chung Se-rang, melakukan riset mendalam. Novel itu pun diselesaikan dalam beberapa tahun.

"Jadi saya rasa unsur sejarah budaya serta mitologi Korea sebenarnya bisa menyatu," kata Chung Se-rang.

The School Nurse Files menceritakan Ahn Eun-young, perawat di sekolah dengan kemampuan bisa melihat makhluk-makhluk ajaib yang kadang dapat membahayakan murid-murid. Kemampuan itu membuatnya ingin melindungi orang-orang sekitar.

Suatu permasalahan membuat Ahn Eun-young berkenalan dengan Hong In-pyo, guru bahasa Mandarin sekaligus cucu dari pendiri sekolah itu.

Hong In-pyo ternyata memiliki aura yang begitu baik bahkan bisa menjadi pengisi daya kekuatan Ahn Eun-young. Ahn Eun-young pun mengajak Hong In-pyo memecahkan misteri di sekolah.

Sinopsis The School Nurse Files bisa dibaca di sini.

The School Nurse Files memiliki enam episode yang tayang sejak 25 September 2020 di Netflix.

(chri/has)