Rihanna Minta Maaf pada Umat Muslim soal Insiden Hadis

CNN Indonesia | Rabu, 07/10/2020 12:44 WIB
Rihanna meminta maaf kepada umat muslim setelah kontroversi atas pemakaian lagu yang mengandung narasi dari hadis Islam di peragaan busana. Rihanna minta maaf atas insiden penggunaan hadis di peragaan busana. (Angela Weiss / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rihanna meminta maaf kepada umat muslim setelah kontroversi atas pemakaian lagu yang mengandung narasi dari hadis Islam di peragaan busana, Savage X Fenty, pada akhir pekan lalu.

"Penggunaan lagu dalam proyek kami benar-benar tidak bertanggung jawab!" penyanyi itu mengaku dalam pernyataan tertulis yang diunggah di fitur Story di Instagram, Selasa (6/10).

Dia kemudian menyatakan akan memastikan bahwa hal seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi.


Pertunjukan Savage x Fenty Rihanna termasuk bagian ketika model pakaian dalam menari mengikuti lagu "Doom" milik Coucou Chloe. Lagu yang dirilis pada 2017 itu mencakup bagian dari Hadis, kalimat suci bagi umat Islam yang dihormati sebagai catatan ucapan dan tindakan Nabi Muhammad saw.

"Saya ingin berterima kasih kepada umat Muslim karena menunjukkan pengawasan besar pada hal yang secara tidak sengaja menyinggung yang terjadi dalam pertunjukan Savage x Fenty kami," tulis pelantun Umbrella itu.

"Lebih penting lagi, saya ingin meminta maaf kepada Anda atas kesalahan yang ceroboh ini. Kami memahami bahwa kami mungkin telah menyakiti banyak saudara dan saudari Muslim kami, dan saya sangat kecewa dengan ini!"

[Gambas:Instagram]

Penyanyi yang kerap disapa RiRi ini juga menyatakan bahwa ia tidak bermaksud bersikap tidak hormat kepada Tuhan atau agama apa pun.

"Kami akan memastikan bahwa hal seperti ini tidak akan terjadi lagi. Terima kasih atas kemurahan hati dan pengertian Anda," tulisnya.

Sebelumnya, karena insiden itu gelombang kritik mengalir di akun Instagram Rihanna.

Dalam rekaman peragaan busana Savage X Fenty, terdengar lagu bertajuk Doom berkumandang untuk mengiringi Rico Nasty berlenggok di atas pentas.

Lagu karya produser asal London, Coucoou Chloe, tersebut menyuguhkan audio remix dari satu hadis mengenai pertanda hari penghakiman dan kiamat.

Coucou Choloe juga telah menyampaikan permintaan maaf dan memaparkan tentang lagu DOOM miliknya.

"Saya sangat ingin meminta maaf atas pelanggaran yang disebabkan oleh sampel vokal yang digunakan dalam lagu saya 'DOOM'," tulisnya lewat sebuah kicauan di Twitter.

"Lagu itu dibuat menggunakan sampel dari trek Baile Funk yang saya temukan online. Pada saat itu, saya tidak tahu bahwa sampel ini menggunakan teks dari Hadits Islam."

(agn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK