Putri Borat Berhasil Menyusup ke Gedung Putih dalam Klip Baru

CNN Indonesia | Sabtu, 24/10/2020 20:11 WIB
Putri karakter Borat terlihat berhasil menyusup ke dalam Gedung Putih dalam klip terbaru yang dirilis menjelang penayangan sekuel film kontroversial tersebut. Putri karakter Borat terlihat berhasil menyusup ke dalam Gedung Putih dalam klip terbaru yang dirilis menjelang penayangan sekuel film kontroversial tersebut. (Everyman Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia --

Putri karakter Borat terlihat berhasil menyusup ke dalam Gedung Putih dalam klip terbaru yang dirilis menjelang penayangan sekuel film kontroversial tersebut.

Dalam klip di Twitter itu, putri karakter Borat yang berusia 15 tahun, Tutar (Maria Bakalova), terlihat mengikuti seorang koresponden dari media bernama One America News (OAN), Chanel Rion.

Dengan cara tersebut, Tutar berhasil menyusup ke dalam Gedung Putih tanpa pemeriksaan ketat, padahal saat itu pandemi Covid-19 sudah merebak.


"OAN pasti kantor berita paling terpercaya di Amerika. Saya tahu karena mereka membawa putri saya ke dalam Gedung Putih, tanpa pemeriksaan keamanan atau tesCovid-19," ujar Borat (Sacha Baron Cohen) dalam video itu.

Rion kemudian terlihat melontarkan pertanyaan kepada Presiden Donald Trump saat konferensi pers berlangsung.

"Apakah menurut Anda istilah 'makanan China' itu termasuk rasisme?" kata Rion.

Tutar kemudian terlihat bertemu dengan putra sang presiden, Donald Trump Jr. Ia bahkan sempat berbincang dengan sang putra presiden.

"Saya sedikit gugup, tapi saya sangat bersemangat bertemu dengan Anda," tuturnya.

Sebelumnya, Amazon Prime Video sudah merilis trailer yang menunjukkan Borat menginterupsi pidato Wakil Presiden AS, Mike Pence.

Baru-baru ini, video cuplikan sekuel Borat juga menarik perhatian. Dalam video itu, Borat terlihat mewawancarai pengacara Trump, Rudy Giuliani, yang tampak canggung.

Sekuel ini sendiri masih mengikuti kisah Borat, seorang wartawan dari Kazakhstan yang dalam film pertama diceritakan datang ke AS untuk membuat dokumenter mengenai negara itu.

Dalam sekuel ini, Borat kembali ke AS sekitar 14 tahun setelah ia menggarap film dokumenter yang tersaji dalam film pertama pada 2006 lalu.

Dokumenter itu ternyata sukses besar hingga kini, Borat harus menyamar agar tak dikenali oleh orang-orang di AS.

Pada perjalanan kali ini, Borat ditemani oleh putrinya. Ia berkeliling Amerika sembari mencari cara terbaik untuk menyamar.

(has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK