BTS Buat CEO Big Hit Masuk 500 Tokoh Berpengaruh Variety

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 30/12/2020 05:40 WIB
Majalah industri hiburan Variety kembali membuat Variety500, daftar 500 orang yang dianggap berpengaruh dalam industri hiburan dunia. Tahun ini, CEO Big Hit, Bang Si-hyuk, masuk Variety 500 berkat kesuksesan BTS. (Screenshot via facebook (Big Hit Entertainment))
Jakarta, CNN Indonesia --

Majalah industri hiburan Variety kembali membuat Variety500, daftar 500 orang yang dianggap berpengaruh dalam industri hiburan di dunia. Tahun ini, CEO Big Hit, Bang Si-hyuk, masuk ke dalamnya berkat kesuksesan BTS.

Dalam daftar yang dirilis Desember 2020, Variety menyoroti kesuksesan BTS yang bukan hanya membuat nama Korea Selatan dan K-Pop semakin berkibar, melainkan mendulang cuan bagi agensinya, Big Hit, yang didirikan oleh Bang Si-hyuk.

Sederet kesuksesan BTS tersebut adalah berhasil berada di puncak Rolling Stone's Top 200 Album untuk Map of the Soul: 7 pada Februari 2020, rekor dunia untuk konser virtual yang berlangsung pada Juni, hingga Dynamite yang menjadi lagu nomor wahid pertama oleh musisi Korea di Billboard Hot 100.


"Tapi Bang bukan one-act showman. Dia berusaha keras menuju diversifikasi, beralih ke bidang teknologi dengan aplikasi seperti Weverse serta akuisisi Pledis, Source Music, dan perusahaan game Superb," tulis Variety.

"Pada paruh pertama 2020, 40 persen penjualan dari 100 album teratas Korea Selatan dimiliki oleh artis-artis Big Hit, dan IPO bulan Oktober mencatat penilaian US$840 juta," lanjutnya.

Bang Si-hyuk, founder of K-pop management agency Big Hit Entertainment who manage K-pop sensation BTS, speaks during the company's initial public offering ceremony at the Korea Exchange in Seoul on October 15, 2020. (Photo by SeongJoon Cho / POOL / AFP)Bang Si-hyuk, pendiri label Big Hit yang menaungi BTS. (AFP/SEONGJOON CHO)

Tokoh penting di industri hiburan bukan hanya Bang Si-hyuk yang tahun ini masuk dalam daftar tahunan tersebut. Miky Lee, wakil presiden CJ Group, juga berhasil masuk dalam daftar tersebut tahun ini.

Lee merupakan sosok penting di balik kesuksesan film karya Bong Joon-ho, Parasite, pada 2019 lalu. Lee yang berperan sebagai produser eksekutif film itu juga menjadi sosok yang berperan dalam penyebarluasan gelombang budaya Korea (hallyu) modern ke seluruh dunia.

"Cucu dari pendiri raksasa teknologi Korea Selatan Samsung, Lee adalah kekuatan pendorong di balik investasi US$300 juta CJ Group di DreamWorks SKG pada 1995 dan pembukaan multipleks pertama Korea pada 1998," tulis Variety.

Tahun ini pula, Variety memasukkan kembali sejumlah nama tokoh Korea Selatan, yaitu Bong Joon-ho, Lee Soo-man yang merupakan pendiri SM Entertainment, serta Kepala Dewan Perfilman Korea (Korean Film Council) Oh Seok-geun.

Keterpilihan Lee Soo-man pada tahun ini adalah keempat kalinya sejak 2017. "Lee Soo-man merupakan satu-satunya orang Korea yang terpilih selama empat tahun berturut-turut bersamaan dengan Steven Spielberg, Mark Zuckerberg CEO dari Facebook, dan Tim Cook CEO dari Apple," tulis pernyataan SM Entertainment kepada CNNIndonesia.com, Selasa (29/12).

"Sementara sorotan akhir-akhir ini tertuju pada BTS yang dikelola Big Hit Entertainment, Lee Soo-man memproduseri SuperM, tim gabungan yang disebut K-Pop Avengers dan telah menunjukkan pengaruh yang kuat sebagai 'ayah dari K-Pop'," tulis Variety.

(end)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK