Canda Roy Marten Gading Diselingkuhi: Sabar atau Putus Asa

CNN Indonesia | Jumat, 22/01/2021 18:42 WIB
Roy Marten dan Gading Marten selalu memilih santai ketika menanggapi pertanyaan soal permasalahan rumah tangga yang pernah menimpa mantan suami Gisel. Gading Marten dan Roy Marten. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Roy Marten dan Gading Marten selalu memilih santai ketika menanggapi pertanyaan soal permasalahan rumah tangga yang pernah menimpa mantan suami Gisel Anastasia.

Dalam acara talkshow Okay Bos di Trans7, ayah dan anak itu bahkan kerap melontarkan canda membahas masalah tersebut.

Kasus video porno Gisel Anastasia, mantan istri Gading, seolah mengantarkan kembali ke prahara rumah tangga mereka.


Kepada polisi, Gisel mengakui merekam video seks dengan tersangka lain, Michael Yukinobu De Fretes, pada 2017 di Medan. Saat itu Gading dan Gisel belum bercerai.

Isu bahwa Gading kerap diselingkuhi bahkan sejak pacaran dengan beberapa seleb pun mencuat setelah terungkap kasus video Gisel. Gading diisukan sebagai seleb yang mencoba untuk tidak marah ketika mengetahui pasangannya selingkuh.

Rumor itu kemudian mengundang penasaran host program itu, Sahola Hisyam. Dia bertanya sekaligus heran akan sikap ayah dari Gempi.

"Kak Gading itu nggak marah tuh nggak jadi penyakit hati kak?" tanya Sahilla Hisyam kepada Gading dalam acara itu.

Gading sontak malah tertawa merespons pertanyaan sang pembawa acara.

"Gue tuh malas berargumentasi," jawab Gading santai.

Roy Marten yang juga diundang di acara tersebut langsung menimpali jawaban Gading yang terkesan santai menyikapinya.

"Tapi cuma ada dua kemungkinan. Pertama dia sangat sabar.... atau putus asa," kata Roy Marten dan membuat Gading kembali tertawa.

"Menurut saya ada perempuan yang memang pantes untuk kita perebutkan, ada yang tidak. Mengutip kata-kata Pram, 'Petiklah kembang cantik itu karena mereka memang disediakan untuk mereka yang jantan'," Roy menambahkan.

(tim/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK