Tesis Aktris Janine Chang Picu Perselisihan Taiwan-China

CNN Indonesia | Rabu, 15/09/2021 23:42 WIB
Aktris Taiwan Janine Chang dikritik netizen karena menuliskan kata negara dalam tesis masternya di Universitas Pusat Nasional Taiwan pada 2010. Aktris Taiwan Janine Chang dikritik netizen karena menuliskan kata negara dalam tesis masternya di Universitas Pusat Nasional Taiwan pada 2010. (Foto: Getty Images via AFP/DIA DIPASUPIL)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktris Taiwan Janine Chang dikritik netizen karena dua karakter China dalam tesis masternya yang bertajuk Isu Terkait Manajemen Artis Negara dan Sistem Hukum di Universitas Pusat Nasional Taiwan pada 2010.

Ia dikritik terkait nasionalisme karena penggunaan kata "negara" dalam tesis itu. Hal tersebut membuatnya disebut sebagai pro-kemerdekaan Taiwan sehingga harus dimasukkan ke daftar hitam.

Padahal, seperti dilansir Variety pada Senin (13/9), Janine Chang merupakan salah satu artis Taiwan yang paling vokal dalam menyerukan pro-China selama ini.


Oleh sebab itu, kritik dari netizen disebut-sebut berisiko menghambat karier akting Janine Chang di masa mendatang. Studio yang menaungi Janine Chang buka suara ketika mendengar hal itu akan memengaruhi rencana penayangan serial terbaru artisnya, Female Psychiatrist.

"Dia selalu melihat dirinya sebagai orang China," ucap studio Janine Chang.

Tak hanya itu, perwakilan hukumnya telah mengeluarkan surat yang meminta komentator online untuk menghapus konten "memfitnah dan palsu" dan meminta maaf. Perwakilan Chang tidak membalas permintaan komentar.

"Orang-orang dari kedua sisi adalah bagian dari negara China. Saya bukan pro-kemerdekaan Taiwan," tulis Janine Chang di Weibonya.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengeluarkan pernyataan tentang situasi tersebut tanpa secara langsung menyebut Janine Chang. Ia mengecam intimidasi China terhadap seniman karena pandangan politik mereka.

"Melarang seseorang dan melucuti hak mereka (artis) untuk bekerja karena ucapan yang dianggap tidak diinginkan bukan hanya pelanggaran terhadap hak individu tapi juga perbedaan nilai antara demokrasi dan otoritarianisme," tulisnya di Facebook.

Janine Chang tahun lalu tampil Love After Love serta film Detective Chinatown 3. Ia merupakan salah satu artis Taiwan dengan bayaran termahal pada paruh pertama 2021 berdasarkan data Apple Daily Taiwan.

Tak hanya itu, ia juga menjadi artis Taiwan dengan bayaran termahal pada 2019, serta di posisi ketiga sepanjang 2020. Sebagain besar pendapatannya berasal dari proyek serta kesepakatan iklan di China.

(chri)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK