Marshanda Kesulitan Bayar RSJ LA Hampir Rp300 Juta karena Sheila
Marshanda mengaku tidak bisa membayar tagihan RSJ yang hampir mencapai Rp300 juta itu. Ia mesti menyicil tagihan itu karena Sheila enggak bertanggung jawab atas perbuatannya saat itu.
"Sampai sekarang aku harus nyicil. Minta tanggung jawab kepada orang yang ketika dikasih tahu ini penyebabnya lo, mereka jawabnya gini, 'Cha, kita tuh nolongin lo. Lo bilangnya pengen collab sama Sheila untuk ngomongin soal healing. Kita tuh omongin fakta'," ujar Marshanda mengulang ucapan Sheila.
"Mereka merasa yang mereka lakukan itu benar. Mereka enggak sadar itu tuh ada ikatan, ada hubungannya dengan perbuatan mereka," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Marshanda sempat dikabarkan hilang pada akhir Juni 2022 setelah sejumlah kenalannya mengungkapkan di media sosial bahwa mereka tak bisa menghubungi aktris tersebut selama beberapa hari.
Teman-teman Marshanda itu bahkan mencolek sejumlah tokoh publik untuk ikut membantu dalam mencari aktris yang disebut sedang dalam kondisi manic saat tak bisa dihubungi itu.
Tak lama kemudian, Marshanda ditemukan dan sempat berada dalam pengawasan medis. Hal tersebut diungkapkan oleh Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani.
Selain itu, Rosan mengatakan bahwa pihak keluarga meminta Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Los Angeles untuk segera memulangkan Marshanda ke Indonesia.
"Sudah ditemukan dan sekarang dalam pengawasan KJRI LA untuk dipulangkan ke Indonesia atas permintaan keluarga," kata Rosan lewat pesan singkat pada 27 Juni lalu, seperti dikutip dari detikcom.
Marshanda mengakui sudah tidak berteman lagi dengan Sheila, pihak yang melaporkan hilangnya sang aktris di Los Angeles, Amerika, pada Juni lalu.
"Kalau sekarang sih aku lagi enggak berteman sama mereka. Sampai aku tuh bilang, 'Udah deh, whatever we had, let's end it karena lukaku tuh banyak banget," ungkap Marshanda dalam acara FYP Trans 7, pada Selasa (9/8).
Marshanda beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa ia sempat dipaksa masuk rumah sakit jiwa (RSJ) di Los Angeles. Menurut pengakuan Marshanda, ia masuk RSJ akibat Sheila dan suaminya, David, menelpon nomor telepon darurat dan melapor orang hilang setelah gagal menghubungi Marshanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia baru diizinkan untuk pulang beberapa hari setelahnya. Namun, ia mesti membayar tagihan rumah sakit sebesar US$20 ribu atau sekitar Rp297,9 juta.
Ketika Marshanda menunjukkan tagihan itu kepada Sheila dan David sebagai pihak yang melapor kepada 911, aktris sinetron Bidadari ini meminta pasangan tersebut untuk tanggung jawab.
"'Yang ngelaporin ke 911 siapa? Kalian bukan?' 'Iya, iya, itu kita'. 'Ya sudah, look what you've done. Aku sekarang di mental health hospital dan aku harus bayar US$24 ribu. Aku enggak mau tanggung jawab soal ini, ini bukan perbuatan aku dan I was fine. Ini semua perbuatan kalian'," ujar Marshanda menirukan pembicaraannya dengan Sheila saat itu.
Kemudian, Marshanda mengatakan bahwa Sheila menolak untuk membayar tagihan rumah sakit.
"Enggak bisa kita dong, Cha. Mereka enggak berhak bawa kamu. Kok mereka jadi bawa kamu ke mental health hospital sih? Mereka salah dong," tiru Marshanda terhadap jawaban Sheila.
"Wah, gila. Aku benar-benar marah banget sampai gemeteran, tapi aku juga enggak bisa ngapa-ngapain. Jadi aku di kamar doang, duduk, diem, nunggu sampai marahku habis. Terus aku nangis aja," lanjut Marshanda mengungkapkan perasaannya.
Lanjut ke sebelah...
Marshanda Cicil Tagihan RSJ
Marshanda sempat dipaksa masuk rumah sakit jiwa di Los Angeles hingga mendapatkan tagihan hampir Rp300 juta. (Foto: CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama)
Marshanda mengaku tidak bisa membayar tagihan RSJ yang hampir mencapai Rp300 juta itu. Ia mesti menyicil tagihan itu karena Sheila enggak bertanggung jawab atas perbuatannya saat itu.
"Sampai sekarang aku harus nyicil. Minta tanggung jawab kepada orang yang ketika dikasih tahu ini penyebabnya lo, mereka jawabnya gini, 'Cha, kita tuh nolongin lo. Lo bilangnya pengen collab sama Sheila untuk ngomongin soal healing. Kita tuh omongin fakta'," ujar Marshanda mengulang ucapan Sheila.
"Mereka merasa yang mereka lakukan itu benar. Mereka enggak sadar itu tuh ada ikatan, ada hubungannya dengan perbuatan mereka," sambungnya.
Sebelumnya, Marshanda sempat dikabarkan hilang pada akhir Juni 2022 setelah sejumlah kenalannya mengungkapkan di media sosial bahwa mereka tak bisa menghubungi aktris tersebut selama beberapa hari.
Teman-teman Marshanda itu bahkan mencolek sejumlah tokoh publik untuk ikut membantu dalam mencari aktris yang disebut sedang dalam kondisi manic saat tak bisa dihubungi itu.
Tak lama kemudian, Marshanda ditemukan dan sempat berada dalam pengawasan medis. Hal tersebut diungkapkan oleh Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani.
Selain itu, Rosan mengatakan bahwa pihak keluarga meminta Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Los Angeles untuk segera memulangkan Marshanda ke Indonesia.
"Sudah ditemukan dan sekarang dalam pengawasan KJRI LA untuk dipulangkan ke Indonesia atas permintaan keluarga," kata Rosan lewat pesan singkat pada 27 Juni lalu, seperti dikutip dari detikcom.


