Ancaman Al-Shabaab

Pejabat Anti Terorisme Somalia Terbunuh

Rinaldy Sofwan, CNN Indonesia | Senin, 15/09/2014 14:36 WIB
Pejabat Anti Terorisme Somalia Terbunuh Al-Shabaab, organisasi yang dicap teroris oleh AS, berdiri tahun 2000an dan kini menguasai sebagian besar wilayah Somalia.
Jakarta, CNN Indonesia -- Militan Al-Shabaab menembak mati wakil ketua unit anti-teroris Somalia, Mohamed Qanuni, dalam serangan di Mogadishu, pada Sabtu (13/9).

Juru Bicara Operasi Militer Al-Shabaab Abdiaziz Abu Musab mengklaim, militan menghalau kendaraan Qanuni dengan mobil pada persimpangan KM 5, menghujani sasarannya dengan peluru, dan melarikan diri.

"Hari ini, kami menembak Wakil Kepala Unit Anti-Teroris Somalia Mohamed Qanuni, bersama dengan pejabat tinggi lainnya, dalam serangan yang kami lakukan menggunakan mobil, di Mogadishu," kata Abu Musab dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di situs web pro-Al-Shabaab dan stasiun radio Al Andalus.


Dia menyatakan, penembakan ini adalah awal dari upaya balas dendam atas kematian Ahmed Godane, mantan pemimpin Al-Shabaab yang tewas oleh serangan udara Amerika Serikat di Somalia Selatan.

Komisaris Polisi Somalia, Jenderal Mohamed Hassan Ismail, mengonfirmasi pada CNN soal kematian Qanuni dan pejabat lain akibat serangan ini.

Juli lalu, Ibrahim Ahmed Farah, yang sebelumnya menjabat posisi Qanuni, tewas dalam serangan serupa di Mogadishu.

Al-Shabaab, organisasi yang dicap teroris oleh AS, berdiri tahun 2000an dan kini menguasai sebagian besar wilayah Somalia.

Selain menyerang tentara dan pemerintah Somalia, Al-Shabaab juga melakukan penyerangan ke negara tetangga, terutama Kenya karena ikut menurunkan tentara perdamaian Uni Afrika di Somalia.

Tahun lalu, kelompok al-Shabaab menewaskan 68 orang pada serangan di sebuah mall di Nairobi, Kenya.