Boko Haram

Aktor Pemeran Pemimpin Boko Haram Terbunuh

Rinaldy Sofwan, CNN Indonesia | Jumat, 26/09/2014 09:34 WIB
Aktor Pemeran Pemimpin Boko Haram Terbunuh Meski telah diumumkan tewas berkali-kali, Abubakar Shekau selalu muncul dalam video propaganda Boko Haram.
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasukan Nigeria membunuh seorang yang diduga sebagai aktor yang berperan sebagai pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau, yang telah tewas dalam penyerangan beberapa waktu lalu.

Mohammed Bashir, berperan sebagai Shekau untuk menunjukkan bahwa pentolan kelompok teroris itu masih hidup untuk membuat takut Nigeria dan menjaga moral para pengikut Boko Haram.

Kementerian Pertahanan Nigeria mengatakan Bashir tewas dalam serangan yang dilakukan beberapa minggu terakhir ini di sekitar Konduga, Borno.


"Dalam pertempuran itu, Mohammed Bashir, yang berperan di video sebagai Abubakar Shekau, karakter eksentrik yang diketahui sebagai pemimpin kelompok itu, tewas," tulis pernyataan Kemhan Nigeria.

Sebelumnya kehadiran Bashir yang mengaku sebagai Shekau dalam sebuah video propaganda mengejutkan pemerintah Nigeria yang sebelumnya mengumumkan kematian pria yang diprediksi berusia antara 35 dan 44 tahun itu.

Sebelumnya sudah dua kali militer Nigeria mengaku membunuh Shekau, yaitu pada Juli 2009 dan Juni 2013, namun pria ini selalu muncul kembali di video.

"Karena nama Shekau telah melekat pada pemimpin kelompok teroris itu, Militer Nigeria akan tetap menindak tegas siapapun yang mengemban nama tersebut."

Beberapa pasukan Boko Haram lain juga tewas dalam pertempuran terakhir ini, dan sejumlah lainnya tertangkap beserta perlengkapan tempurnya.

Sekitar 135 militan lain juga menyerahkan diri ke pasukan Nigeria di kawasan Biu, baratdaya Maiduguri.

Di pertemuan Dewan Keamanan PBB (24/9), Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mengungkapkan bahaya yang dibawa Boko Haram sebanding dengan kelompok teroris lain seperti ISIS dan Al-Kaidah.

"Nigeria tahu persis dampak yang merusak dari aktivitas teroris," katanya.

Dia menjelaskan bahwa korban Boko Haram sampai saat ini sudah mencapai 13 ribu jiwa. Selain itu, dia juga mengungkapkan kekejaman Boko Haram menculik sekitar 200 siswi dari Sekolah Menengah Chibok.

"Selama lima tahun belakangan ini, kami telah, dan masih menghadapi ancaman Boko Haram terhadap kedamaian dan kestabilan daerah, terutama di Timur Laut negara kami."

Pemerintah Nigeria dan Komite Palang Merah Internasional telah mengadakan diskusi dengan Boko Haram untuk menukar sandera dengan tahanan, namun kesepakatan masih belum tercapai.

Beberapa tahun belakangan, serangan mereka semakin meningkat, terutama di Yobe, Bauchi, Borno, dan Kaduna. Beberapa serangan juga terjadi di Ibu Kota Abuja.

Boko Haram yang berarti "pendidikan Barat haram" berdiri sejak 12 tahun yang lalu, dipimpin oleh Mohammed Yusuf yang berniat untuk mendirikan negara Islam.

Yusuf tewas oleh polisi pada 2009 lalu, dan Abubakar Shekau menggantikan posisinya.