Kedua negara secara bertahap akan melanjutkan dialog politik, diplomatik dan keamanan, kata kementerian luar negeri Tiongkok setelah pertemuan antara diplomat Tiongkok, Yang Jiechi dan penasehat keamanan nasional Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Shotaro Yachi.
Televisi pemerintah Jepang, NHK, melaporkan pada Jumat bahwa Tokyo dan Beijing telah sepakat untuk mengadakan diskusi di sela pertemuan APEC, yang tercatat akan menjadi pembicaraan "resmi" pertama antara pemimpin kedua negara sejak Mei 2012, yang dilakukan oleh perdana menteri sebelum Abe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiongkok dan Jepang sama-sama mengakui adanya ‘posisi yang berbeda di antara mereka’ terkait kepemilikan pulau di Laut Tiongkok Timur, yang dikenal sebagai Senkaku di Jepang dan Diaoyu di Tiongkok.
Hubungan Tiongkok-Jepang telah dingin dalam dua tahun terakhir terkait sengketa wilayah, persaingan regional dan kenangan pahit atas pendudukan Jepang di Tiongkok.
Sejak Shinzo Abe mulai menjabat pada Desember 2012, Abe belum pernah melakukan pembicaraan mendalam dengan Xi, meskipun keduanya berjabat tangan pada pertemuan puncak G20 di Rusia pada bulan September 2013.