Dilansir Reuters, seperti banyak surat kabar Jerman lainnya, Hamburger Morgenpost telah mencetak ulang kartun yang pernah diterbitkan majalah satire Perancis Charlie Hebdo yang diserang pada Rabu (7/1), berujung pada tewasnya 12 orang, lalu 5 orang lain, yang terdiri dari seorang polwan dan empat sandera di swalayan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat kabar itu mengatakan pada situs mereka bahwa tidak ada orang di dalam gedung ketika serangan terjadi.
Apakah serangan pembakaran tersebut terhubung dengan kartun Charlie Hebdo yang mereka terbitkan kembali, masih dalam penyelidikan, kata surat kabar itu.
Polisi mengatakan keamanan negara telah mengambil alih penyelidikan.