Pendonor Badan yang Berhubungan dengan Algojo ISIS Diselidiki

Ike Agestu/Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 04/03/2015 16:27 WIB
Pendonor Badan yang Berhubungan dengan Algojo ISIS Diselidiki Cage ditekan setelah kelompok itu sempat mengatakan bahwa Jihadi John tadinya merupakan anak muda yang baik. (Reuters/SITE Intel Group)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para pendonor lembaga Cage, yang memiliki kontak dengan penjagal ISIS, Jihadi John alias Mohammed Emwazi berada di bawah tekanan politisi Inggris dan sedang diselidiki oleh pihak berwenang terkait mengapa mereka mendanai lembaga itu sebanyal ratusan ribu poundsterling.

Yayasan Amal Joseph Rowntree dan The Roddick Foundation, yang didirikan oleh mendiang pendiri produk kecantikan Body Shop, adalah di antara mereka yang sekarang sedang ditanya bagaimana mereka mendanai Cage.

Cage sebelumnya pernah menggelar konferensi pers yang menyebut bahwa Emwazi tadinya adalah “anak muda yang baik”.


"Saya mengutuk siapa saja yang mencoba memberi pembenaran pada barbarisme seperti yang telah dilakukan oleh Cage," kata menteri dalam negeri Inggris Theresa May kepada parlemen dalam menanggapi komentar oleh direktur riset Cage, Asim Qureshi, kepada media pekan lalu.

Cage didirikan oleh sekelompok Muslim London dengan tujuan mendukung tersangka Inggris ditahan oleh Amerika Serikat di Teluk Guantanamo. Aktivisnya menyalahkan AS dan kebijakan luar negeri Inggris untuk radikalisasi umat Muslim dan menuduh petugas keamanan melecehkan orang-orang yang menolak untuk menjadi informan.

Charity Commission Inggris, regulator yang didukung pemerintah, telah meluncurkan penyelidikan apakah penyandang dana Cage telah memastikan bahwa uang mereka hanya digunakan untuk tujuan yang sejalan dengan tujuan mereka.

Komisi itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin (2/3) bahwa mereka membuka kasus terhadap Yayasan Amal Joseph Rowntree dan Roddick Foundation.

"Dalam kedua kasus itu kekhawatiran komisi berkisar pada bagaimana para pendonor memastikan bahwa hibah amal yang diberikan pada badan-badan non-amal digunakan hanya untuk tujuan yang sesuai dengan tujuan mereka," katanya.

Joseph Rowntree mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah membuat tiga hibah untuk Cage pada 2007, 2008 dan 2011, sehingga total semuanya menjadi £305 ribu atau setara lebih dari Rp6 miliar. Sumbangan terakhir yang mereka berikan pada Cage adalah pada Januari 2014.

Roddick Foundation, didirikan untuk "mendukung mereka yang mengubah dunia", memberi Cage £35 ribu per tahun (setara lebih dari Rp490 juta) pada Maret 2012 dan 2013, dan £25 ribu per tahun pada  Maret 2010 dan 2011, menurut pengumuman Charity Commission.

Joseph Rowntree mengatakan mereka mempertahankan pendanaannya.

"Kami percaya (Cage) telah memainkan peran penting dalam menyoroti pelanggaran yang sedang berlangsung di Teluk Guantanamo dan di banyak situs lainnya di seluruh dunia, termasuk banyak contoh penyiksaan," katanya dalam sebuah pernyataan.

Roddick Foundation belum bisa dihubungi untuk memberikan komentar.

Sebelumnya, tak lama setelah media mulai memberitakan identitas asli sang penjagal ISIS yang dikenal dengan nama Jihadi John, Cage menggelar konferensi pers yang mengesankan bahwa radikalisasi yang dialami oleh Emwazi diakibatkan tekanan pihak keamanan Inggris.

Hubungan antara Cage dan dan Jihadi John alias Mohammed Emwazi dimulai pada 2009 ketika ia mengunjungi kantor Cage di belakang masjid di London Timur.

Cage mengatakan Emwazi sempat mengirimkan email pada lembaga itu, mengatakan bahwa ia “merasa dipenjara, meski tak dikurung, di London.”

Banyak pihak yang mengatakan bahwa Cage hanya mencoba mengalihkan perbuatan brutal yang dilakukan Emwazi, saat ia muncul dalam video-video pemenggalan para sandera ISIS. (stu)