Komandan Al-Qaidah Selfie di dalam Istana Yaman

Denny Armandhanu, CNN Indonesia | Senin, 06/04/2015 09:19 WIB
Khalid Saeed Batarfi termasuk salah satu dari ratusan narapidana yang kabur dari penjara setelah Al-Qaidah menyerbu penjara Mukalla pekan lalu. Khalid Saeed Batarfi termasuk salah satu dari ratusan narapidana yang kabur dari penjara setelah Al-Qaidah menyerbu penjara Mukalla pekan lalu. (Twitter)
Mukalla, CNN Indonesia -- Al-Qaidah di Semenanjung Arab, AQAP, telah menguasai sebagian kota Mukalla di Yaman, menyusul penyerbuan ke sebuah penjara yang membebaskan 300 orang, termasuk komandan kelompok militan ini.

Kekuasaan al-Qaidah di Mukalla, bisa dilihat dengan dikuasainya istana gubernur. Hal ini ditandai dengan foto-foto selfie salah satu komandan AQAP yang kabur dari penjara, Khalid Saeed Batarfi.

Diberitakan Al-Arabiya, Minggu (5/4), foto-foto ini diunggah di laman Twitter salah satu militan. Dalam foto itu, Batarfi terlihat sumringah berpose di depan kamera.


Dalam salah satu posenya, pria bersarung ini duduk santai di sebuah sofa sambil berpura-pura menelepon. Tangan kirinya memegang senapan. Foto lainnya, Batarfi berdiri di tengah ruangan, menginjak bendera Yaman sebagai bentuk penghinaan.

Foto-foto itu belum bisa dikonfirmasi kapan terjadinya.

Batarfi dan ratusan napi lainnya bebas pada penyerangan ke penjara Mukalla, provinsi Hadramaut, Kamis pekan lalu. Saat itu militan AQAP menyerbu penjara itu dengan senapan mesin dan peluncur roket. (Baca: Al-Qaidah Serbu Penjara Yaman, 300 Napi Dibebaskan)

Setelah menguasai penjara tersebut, kelompok itu mengumumkan kemenangan mereka di Twitter, dengan menuliskan: "Semua saudara-saudara kami telah dibebaskan, termasuk Sheikh Batarfi yang sekarang ada di tengah-tengah kita."

Batarfi ditangkap pada 2011 dalam peperangan antara pemerintah Yaman dengan AQAP pada tahun 2011-2012. Saat itu, AQAP menguasai sebagian besar wilayah selatan dan timur Yaman.

Kelompok ini bertanggung jawab atas beberapa upaya serangan terhadap barat. Salah satunya adalah "bom celana dalam" di dalam pesawat saat melintasi Detroit, Amerika Serikat pada Hari Natal 2009.

Kehadiran AQAP menambah teror di negara yang kini tengah dikuasai pemberontak Houthi itu. Saat ini Yaman sedang dibombardir oleh koalisi pimpinan Arab Saudi untuk mengusir Houthi. Kekacauan keamanan inilah yang membuat AQAP mampu menyerbu Mukalla.

Komandan Al-Qaidah Khalid Saeed Batarfi selfie di dalam istana Yaman. (Twitter)
(den)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK