Pemimpin ISIS di Afghanistan Tewas Akibat Serangan Udara AS

Ranny Virginia Utami, CNN Indonesia | Minggu, 12/07/2015 13:17 WIB
Pemimpin ISIS di Afghanistan Tewas Akibat Serangan Udara AS Hafiz Saeed merupakan mantan petinggi Taliban cabang Pakistan yang mengungkapkan janji kesetiaan kepada ISIS pada Oktober 2014 setelah berselisih pandangan dengan pemimpin Taliban. (Ilustrasi/Reuters/Stringer)
Kabul, CNN Indonesia -- Seorang komandan berpangkat tinggi ISIS di Afghanistan dan Pakistan, Hafiz Saeed Khan dilaporkan tewas akibat serangan pesawat tanpa awak di wilayah timur Afghanistan. Menurut badan intelijen setempat, Hafiz Saeed menjadi petinggi ISIS keempat yang tewas dalam pekan ini.

Diberitakan Russian Today, Sabtu (11/7), Hafiz Saeed tewas pada Jumat di daerah Achin, Provinsi Nangarhar, Afghanistan.

"(Ia) terbunuh saat sedang berkumpul di wilayah di mana mereka sedang mendiskusikan rencana," ujar juru bicara Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan (NDS), Asib Sediqqi.


Menurut Sediqqi, detektif Afghanistan telah memberikan data informasi kepada militer Amerika Serikat untuk melakukan serangan terhadap Hafiz Saeed.

Ia juga menegaskan bahwa jasad pria usia 65 tahun ini telah diambil dan diidentifikasikan oleh pasukan keamanan setempat.

Selain Hafiz, serangan AS ini juga menewaskan 30 pejuang militan ISIS lainnya, menurut Sediqqi.

Sebelumnya, kabar mengenai tewasnya Hafiz Saeed pun pernah diutarakan. Namun, ISIS tidak mengonfirmasikan klaim yang dibuat oleh intelijen Afghanistan ini.

Hafiz Saeed merupakan mantan petinggi Taliban cabang Pakistan. Ia kemudian mengungkapkan janji kesetiaan kepada ISIS pada Oktober 2014 setelah berselisih pandangan dengan pemimpin Taliban.

Bersama dengan mantan Taliban lainnya, ia mendeklarasikan lembah pegunungan Tirah di barat laut Pakistan sebagai markas besarnya. Namun, ia kemudian melarikan diri melintasi perbatasan ke Nangarhar di Afghanistan ketika militer Pakistan melancarkan serangan di pangkalan itu.

Awal pekan ini, serangan pesawat tanpa awak AS dijatuhkan di Provinsi Nangarhar. Serangan ini menewaskan tiga komandan ISIS, termasuk Gull Zaman dan Shahidullah Shahid yang diyakini menjadi wakil kepala ISIS dan kepala juru bicara di Afghanistan.

Selama kurang lebih dua bulan belakangan, ISIS menambah jumlah pasukan Taliban di Afghanistan dan telah melebarkan sayap ke sejumlah daerah di Provinsi Nangarhar yang berbatasan dengan Pakistan. (ags)