Sebelumnya, Kanselir Jerman Angela Merkel sempat mengkritik kalau rencana pembangunan pagar pembatas tersebut kurang masuk akal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga tahun ini, ada sekitar 70.000 imigran yang keberadaannya tercatat oleh pemerintah Hungaria. Angka tersebut cukup tinggi dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya berjumlah 43.000 imigran.
Setelah sampai di Hungaria, banyak dari imigran yang tidak menetap, melainkan melanjutkan perjalanan ke negara-negara kaya di Eropa. Namun tetap saja Hungaria kerepotan, karena banyak pemerintahan negara-negara tersebut yang memulangkan para imigran ilegal ke Hungaria.
Kondisi tersebut tentu saja memusingkan pemerintah Hungaria, yang hampir berkonflik dengan pemerintah Vienna pada bulan lalu.
Tidak hanya antar pemerintah negara yang bertegangan. Dalam waktu yang sama, para imigran yang ditempatkan penampungan di kota Debrecen juga berkelahi dengan pemerintah Hungaria.
Aksi saling lempar batu tersebut diperparah dengan tindakan pihak kepolisian yang melepaskan gas air mata.
Selama ini pihak Perserikatan Bangsa Bangsa dan Komite Eropa telah mengkritik kebijakan hukum Hungaria bagi pencari suaka, karena dikhawatirkan akan mencederai hak asasi dan mengorbankan keselamatan para pencari suaka.
(ard)