Pentagon menyatakan foto-foto berasal dari hasil investigasi kriminal terhadap 56 dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh personel militer AS. Sebanyak 14 dugaan itu didukung oleh bukti-bukti yang kuat dan bahkan berujung pada penjatuhan hukuman penjara seumur hidup.
"Gambar-gambar yang masih rahasia merupakan bukti terbaik dari pelanggaran serius yang terjadi di pusat-pusat penahanan militer," kata Wakil Direktur Hukum ACLU, Jameel Jaffer dalam sebuah pernyataan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto-foto yang dirilis pada Jumat (5/2), meskipun memperlihatkan luka lebam, namun tidak menunjukkan luka parah seperti foto aksi kekerasan terhadap para tahanan Abu Ghraib yang muncul pada 2004. Sejumlah tahanan mengklaim mereka mengalami kekerasan fisik dan seksual, disetrum listrik dan dieksekusi palsu (mock execution).
Namun, Pentagon menyatakan bahwa investigasi kriminal independen terkait dengan foto yang dirilis pada Jumat berujung pada tindakan pendislipinan 65 anggota militer AS, mulai dari surat teguran hingga hukuman penjara seumur hidup. (ama)