Kebakaran hutan di Indonesia kerap kali terjadi karena berbagai perusahaan membuka lahan kelapa sawit dengan membakar hutan di Sumatera dan Kalimantan.
Untuk mengatasi masalah yang sudah turut merugikan negaranya ini, Zulkifli mengatakan bahwa harus ada kerja sama dengan Indonesia dan Singapura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia sendiri sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus-kasus kebakaran hutan ini. Ratusan kasus tercatat sudah naik ke tahap penyidikan.
Pekan lalu, pemerintah Indonesia juga sudah menyatakan situasi gawat darurat untuk mencegah terulangnya kabut asap pada akhir tahun lalu.
Pada Senin (14/3), Kepala Bidang Klimatologi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), Mulyono Rahadi Prabowo, memprediksi bahwa udara akan lebih kering di beberapa daerah titik api di bulan ini dan April.
Oktober lalu, pemerintah Indonesia menyalahkan BMKG akibat melesetnya prediksi karena tak memperhitungkan adanya fenomena alam El Nino. Bencana ini akhirnya merugikan negara hingga US$16 miliar. (stu)