Gempa Bumi Kembali Mengguncang Jepang

Reuters/Kyodo, CNN Indonesia | Jumat, 15/04/2016 13:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa berkekuatan 6 skala richter mengguncang wilayah Kumamoto, Jepang, pada Kamis (14/4), menewaskan sembilan orang dan melukai ratusan lainnya.

Sedikitnya sembilan orang tewas dan 860 lainnya terluka setelah gempa 6,4 skala richter mengguncang Jepang pada Kamis (14/4). Gempa tidak sampai memicu peringatan tsunami. (Reuters/Kyodo)
Korban terbanyak terdapat di kota Mashiki, Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu. Sekitar 19 rumah ambruk dalam insiden tersebut. (Reuters/Kyodo)
Gempa mengguncang pukul 21.26 waktu setempat di kedalaman 11 km dekat kota Kumamoto. Listik bagi 14.500 rumah mati hingga Jumat pagi, polisi menerima puluhan laporan kebocoran gas. (Reuters/Kyodo)
Korban tewas dan terluka kebanyakan akibat tertimpa rumah yang ambruk. Namun ada juga korban yang tewas akibat terjebak dalam kebakaran karena gempa. (Kyodo/Reuters)
Gempa susulan yang diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dikhawatirkan akan semakin banyak memicu kerusakan bangunan. (Reuters/Kyodo)
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan telah menurunkan polisi, pemadam kebakaran dan tentara untuk operasi penyelamatan. Korban diperkirakan masih akan terus bertambah. (Reuters/Kyodo)
Sebanyak 44 ribu warga mengungsi di 500 tempat penampungan di Kumamoto. Jumlah pengungsi diperkirakan akan bertambah karena warga khawatir rumah mereka akan roboh menyusul seringnya gempa susulan. (Reuters/Kyodo)
Gempa kali ini adalah yang terbesar setelah lindu tahun 2011 yang memicu tsunami menewaskan lebih dari 20 ribu orang. (Reuters/Kyodo)
Pemerintah Jepang menyatakan instalasi nuklir dekat titik gempa kali ini dalam kondisi aman. Warga Jepang masih trauma usai insiden kebocoran radiasi yang terjadi pasca gempa dan tsunami lima tahun lalu. (Reuters/Kyodo)