Badan Meteorologi Jepang memperingatkan, gempa susulan yang berkekuatan cukup besar masih akan mengintai warga di Kumamoto, pulau Kyushu. Menurut laporan badan geologi Amerika Serikat, USGS, gempa susulan lebih dari 10 kali dengan kekuatan antara 4,5-5,5 skala richter.
Sebanyak 19 rumah ambruk di wilayah dekat pusat gempa di Kota Kumamoto. Gempa terjadi di kedalaman 10 km, di darat, sehingga tidak memicu peringatan tsunami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusat gempa di Jepang. (USGS) |
"Bangunan yang sebelumnya rusak dari getaran awal akan semakin rusak atau kembali bergetar. Lalu akan ada retakan di dinding, dan akan ambruk pada getaran berikutnya," kata Myers.
Getaran pertama berlangsung selama sekitar 20 detik. Warga berhamburan keluar rumah. Barang-barang di rak toko atau restoran berjatuhan ke lantai.
"Gedung apartemen yang saya tinggali kini miring. Semua di dalamnya jatuh. Berantakan sekali," kata seorang warga di Mashiki.
Lihat juga:Gempa di Jepang Tak Bahayakan Energi Nuklir |
Jepang terletak di atas Cincin Api Pasifik sehingga sering terjadi gempa.
Lindu terbesar terakhir terjadi di Jepang pada Maret 2011, yaitu 9 skala richter, memicu tsunami yang menewaskan 20 ribu orang.
Gempa lima tahun lalu itu juga menyebabkan bencana nuklir terparah setelah Chernobyl. Reaktor nuklir di Fukushima meleleh, menyebabkan evakuasi ratusan ribu orang hingga radius puluhan kilometer dari tempat tersebut. (den)
Pusat gempa di Jepang. (USGS)