Mayat-mayat yang ditemukan di Libya terdiri dari 75 perempuan, enam anak-anak, dan 36 pria. Mayoritas berasal dari negara-negara Afrika. Jumlahnya diperkirakan masih akan bertambah.
Kapal tenggelam itu menambah panjang korban tenggelam dalam upaya melintasi lautan dari Afrika Utara ke daerah pesisir selatan Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mohammed al-Mosrati, juru bicara Bulan Sabit Merah Libya, mengatakan mayat-mayat yang ditemukan di perairan Kota Zwara itu, diperkirakan tenggelam kurang dari 48 jam.
Penjaga Pantai Libya sendiri telah menemukan sebuah kapal kosong sehari sebelum mayat-mayat ditemukan. Mosrati menduga, kapal itulah yang mengangkut para imigran.
Peristiwa ini menambah panjang daftar mereka yang tewas saat melintas dari Afrika Utara ke Eropa. Sejak 25 Mei lalu, sudah jatuh korban lebih dari 1.000 orang. (ded/ded)