AS Ringkus Seribu Orang Terkait Perdagangan Seks

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Sabtu, 05/08/2017 22:20 WIB
AS Ringkus Seribu Orang Terkait Perdagangan Seks Ilustrasi: Otoritas AS menangkap lebih dari 1000 orang terkait perdagangan seks. (REUTERS/Michael Sullivan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak berwajib Amerika Serikat menangkap lebih dari seribu orang yang kedapatan terlibat perdagangan seks.

Penangkapan itu dilakukan 37 lembaga penegak hukum di 17 negara bagian dalam operasi yang dipayungi National Johns Suppression Initiative (NJSI).

NJSI menyebut perdagangan seks merupakan salah satu bentuk perbudakan modern yang terjadi di seluruh Amerika Serikat, juga dunia. Gerakan NJSI, yang sudah dilakukan sebanyak 14 kali bertujuan menekan jumlah perdagangan seks di AS, yang kebanyakan menargetkan remaja dan anak-anak.



Lebih dari seribu pembeli seks ditangkap dalam operasi besar tersebut, 15 diantaranya menghadapi tuntutan yang berkaitan dengan penyelundupan, sementara 81 korban --75 orang dewasa dan enam remaja-- diselamatkan, kata Thomas J. Dart, Sheriff Cook County, Illionis, dikutip Xinhua, Sabtu (5/8).

Adapun, otoritas Harris County, Texas, dan Seattle, masing-masing, membekuk 170 dan 160 orang. Pemerintah Cook Country sendiri membekuk 141 orang.

Sejak operasi NJSI diluncurkan pada 2011 lalu, lebih dari 8000 pembeli seks ditangkap di AS.

Tahun lalu, lembaga nasional AS yang menangani anak hilang memperkirakan satu dari enam anak yang kabur dari rumah, terancam menjadi korban perdagangan seks.