Melalui pidato Tahun Baru, Kim Jong-un meminta ketegangan di Semenanjung Korea dikurangi. Tak berhenti di situ, dia juga mengangkap kemungkinan Korut berpartisipasi di Olimpiade yang digelar di Pyeongchang, bulan depan.
Korea Selatan sejauh ini menyambut baik usulan keterlibatan Korea Utara dalam kompetisi demi memastikan gelaran tidak terganggu uji coba peluru kendali atau nuklir, dan membangun kembali dialog dengan negara terisolasi itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah itu juga dinali mengincar konsensus internasional lebih luas yang melibatkan negara-negara besar seperti China, Rusia dan Jepang. Ketiga negara itu telah mengetatkan sanksi dan memperdalam isolasi untuk Korea Utara dalam beberapa bulan ke belakang.
Korea Utara telah lama mengikuti strategi provokasi intens yang diikuti fase rekonsiliasi untuk mengekspos keretakan, ujarnya.
"Ini adalah situasi klasik bersatu kita teguh bercerai kita runtuh," kata Russel. "Selalu lebih mudah mempertahankan solidaritas lima pihak ketika Korea Utara bertingkah buruk."
Presiden AS Donald Trump memimpin upaya meningkatkan sanksi global terhadap Korea Utara demi menghentikan perkembangan rudal nuklir yang bisa menghantam negaranya.
China, yang masih menjadi rekanan penting Korea Utara, telah membatasi perdagangannya dan mematuhi sanksi yang dijatuhi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Namun, Washington terus memintanya untuk memberikan upaya yang lebih dari itu.