"Setidaknya, sampel suaranya menunjukkan bahwa ginjalnya lebih lemah ketimbang organ tubuh lainnya," ujar seorang ahli forensik suara dari Chungnam State University, Cho Dong-uk, kepada Korea Times.
Cho mengatakan, kesimpulan ini ditarik setelah timnya meneliti sampel suara Kim yang terdengar kecil dan bergetar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekhawatiran akan kesehatan Kim sudah muncul sejak 2014, ketika dia terlihat sangat lemas dan tak bergairah sebelum menghilang dari sorotan publik selama beberapa pekan.
Salah satu surat kabar Korea Selatan melaporkan, Kim menghilang karena kakinya patah akibat tak tahan menopang berat badannya sendiri.
Diyakini berusia 36 tahun, Kim mengalami penambahan berat badan drastis setelah naik takhta menggantikan mendiang ayahnya, Kim Jong-il, pada Desember 2011 lalu.
[Gambas:Video CNN]
Pemimpin Korut itu dianggap mewarisi masalah kesehatan ayahnya. Kim Jong-il dikenal sangat menikmati hidup dan menyukai minuman brendi Perancis.
Kebiasaan hidup tak sehat itu disebut-sebut sebagai faktor utama kematian mendadak Kim Jong-il yang selalu dikaitkan dengan komplikasi tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan diabetes. (has)