Pengadilan Korsel Bebaskan Pewaris Samsung

Natalia Santi, CNN Indonesia | Senin, 05/02/2018 14:36 WIB
Pengadilan  Korsel Bebaskan Pewaris Samsung Pengadilan banding Korea Selatan menangguhkan hukuman penjara kepada pewaris Samsung Group Lee Jae Yong, yang sempat dibui selama setahun. ( REUTERS/Kim Hong-Ji)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengadilan banding Korea Selatan menangguhkan hukuman penjara kepada pewaris Samsung Group Lee Jae Yong, yang sempat dibui selama setahun di tengah skandal korupsi yang menjungkalkan mantan Presiden Park Geun Hye.

Pengadilan Tinggi Seoul memvonis hukuman penjara dua setengah tahun, separuh dari vonis pengadilan sebelumnya. Pengadilan juga menangguhkan hukuman atas tuduhan suap dan penggelapan sehingga Lee tak lagi dibui.

Lee, 49 tahun, yang juga dikenal sebagai Jay Y. Lee,  pewaris salah satu korporasi terbesar di dunia dijebloskan ke penjara sejak Februari lalu. Kasus itu merupakan bagian  dari skandal yang menjatuhkan pemerintah mantan Presiden Park Geun Hye.


Park dipecat setelah dimakzulkan pada Maret lalu. Dia dituduh menyalahgunakan wewenang demi keuntungan sahabat karibnya. Kasusnya menyeret perhatian soal hubungan antara chaebol atau para konglomerat Korea Selatan dengan para pemimpin politiknya.

Park membantah segala tuduhan. Dia didakwa dalam kasus suap, penyalagunaan kekuasaan dan pemaksaan.

Pada sidang pengadilan Agustus lalu, Lee divonis atas tuduhan menyuap Park dengan imbalan penguatan pengaruhnya di Samsung Electronics. Pengadilan mengatakan dukungan finansial Samsung bagi entitas terkait sahabat Park, Choi Soon-sil adalah sebuah penyuapan. Termasuk dana sebesar 7,2 miliar won (sekitar Rp86,3 miliar) untuk mensponsori karier berkuda putri Choi.

Dalam persidangan Senin (5/2), Hakim Ketua Cheong Hyung Sik menyebut keterlibatan Lee dalam dukungan keuangan Samsung bagi Choi merupakan "kepatuhan pasif terhadap kekuatan politik."

Menurut kabar yang dilansir Reuters, Jaksa dan Samsung tidak segera mengomentari keputusan tersebut. Adapun Lee, yang wajahnya tampak lelah tidak menunjukkan emosi saat keputusan itu diumumkan.

Dia meninggalkan ruang sidang tak lama setelah keputusan dibacakan, naik ke dalam bus yang telah menunggu di luar pengadilan.


Sebelumnya, Jaksa menuntut hukuman penjara 12 tahun. Keputusan tersebut tampaknya bakal diajukan kembali ke Mahkamah Agung.

Beberapa pengacara kriminal telah menduga Lee bakal dinyatakan tidak bersalah atas sebagian besar dakwaan. Mereka menilai bukti-bukti yang diajukan lemah.

Namun, meski dibebaskan dari tahanan, stigma bakal melekat pada diri Lee. "Orang-orang akant erus berpikir ada masalah antara Lee dengan Presiden," kata Lee Jung-jae, seorang pengacara seperti dilansir Reuters.

(nat)