Trump dan Kim Jong-un: Dari Saling Hina Hingga Mau Bertemu

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Senin, 11/06/2018 06:47 WIB
Trump Sebut Kim Jong-un Pria Roket Mulai dari 'Pria Roket' hingga 'Pria Pendek dan Gendut' Trump melontarkan hinaan kepada Kim Jong-un. ( REUTERS/KCNA)

Trump Sebut Kim Jong-un Pria Roket

Tak mau kalah, Korut melalui duta besarnya untuk PBB, Han Tae-song, mengatakan negara siap melakukan apa saja demi membuat AS menderita.

“Korut siap menggunakan segala opsi apapun.  Langkah-langkah yang akan diambil Korut akan membuat AS menderita penderitaan terbesar yang pernah dialaminya dalam sejarah,” kata Han, Selasa (12/9).

Tidak sampai di situ, perang mulut dengan Kim Jong-un dibawa Trump di meja PBB. Saat berpidato di depan Majelis Umum PBB, Trump menyebut Kim Jong-un sebagai pria roket yang sedang dalam misi bunuh diri dengan mengembangkan senjata nuklirnya.


“AS punya kekuatan dan kesabaran besar, tapi jika dituntut untuk membela diri dan sekutu, kami tidak punya pilihan lain selain menghancurkan Korut secara total. Manusia roket itu [Kim Jogn-un] sedang dalam misi bunuh diri dengan pengembangan senjata nuklirnya,” kata Trump.



Tak tinggal diam pemimpinnya diejek, Menlu Korut Ri Yong Ho menganggap celoteh Trump di rapat Majelis Umum PBB hanya seperti gonggongan anjing belaka.

“Perkataan Trump ibarat mimpi seekor anjing. Dia berniat menakuti kami dengan gonggongan anjing,” kata Ri.

Untuk pertama kalinya, Kim Jong-un secara langsung melontarkan tanggapan terhadap pernyataan Trump itu dengan mengatakan bahwa Presiden AS ke-45 itu menderita gangguan mental.



“Apa pun yang diharapkan Trump, ia mungkin akan menghadapi hasilnya di luar perkiraan. Saya pasti akan menjinakkan orang tua pikun yang menderita ganguan mental itu dengan api,” kata Kim.

"Trump telah menolak eksistensi, dan menghina, saya dan negara saya di muka dunia. Saya menyarankan Trump untuk bersikap bijaksana dalam memilih kata-kata dan mempertimbangkan siapa yang dia hadapi ketika membuat pidato di hadapan dunia,” lanjutnya melalui pernyataan yang dipublikasikan KCNA.

Trump menangkis hinaan Kim itu dengan menganggap pemimpin negara terisolasi itu orang gila yang tak segan membunuh atau membuat rakyatnya sengsara.



“Kim Jong-un yang tentunya merupakan seorang yang tidak waras dan tak segan membunuh serta membuat lapar rakyatnya itu akan diuji seperti yang belum pernah sebelumnya!,” kicau Trump.

Pada 12 November lalu, Kim kembali melontarkan hinaannya kepada Kim Jong-un. Melalui Twitter, secara tidak langsung, Trump menyebut Kim Jong-un pria “pendek dan gendut”.

(nat)
3 dari 4