'Kado Aneh' Donald Trump buat Kim Jong Un di Singapura

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 16:00 WIB
'Kado Aneh' Donald Trump buat Kim Jong Un di Singapura Presiden AS Donald Trump memberikan 'kado' yang tidak biasa bagi pemimpin Korut Kim Jong-un di awal pertemuan mereka di Singapura, Selasa (12/6) lalu. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump, memberikan 'kado' yang tidak biasa bagi pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dalam pertemuan di Singapura, Selasa (12/6). Trump memberikan cuplikan pendek berdurasi empat setengah menit tentang kedua pemimpin tersebut.

"Itu adalah rekaman yang kami berikan kepada Ketua Kim dan orang-orangnya. Dan itu merekam banyak hal yang bisa dilakukan," kata Trump kepada wartawan pada konferensi pers pasca-pertemuan menjelaskan soal video pendek yang disaksikan lewat iPad, yang diberikan kepada Kim Jong-un, yang lalu dikerumuni delapan anggota delegasinya.

"Kurasa dia menyukainya," kata Trump di hadapan para wartawan yang menjejali konferensi pers di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6).



Video itu berkisah tentang dua pria yang berdiri di persimpangan sejarah. Seperti laiknya film besutan Hollywood lainnya, berisi narator yang bersuara nyaring, musik yang keras, dilengkapi dengan gambar-gambar yang menarik perhatian. Namun, cuplikan tersebut menggambarkan visi Trump yang unik.

"Tujuh miliar manusia menghuni planet Bumi. Dari mereka yang hidup hari ini, hanya sedikit orang yang membuat keputusan besar yang mengubah sejarah," kata narator di awal video yang menayangkan gambar Collosseum, Piramida Giza, Tembok Besar China, dan Taj Mahal, lalu berubah menjadi foto Trump dan Kim.

"Apa yang akan dia pilih? Untuk menunjukkan visi atau kepemimpinan? Atau tidak?" kata narator dengan gambar yang menunjukkan foto Kim Jong-un.


Versi bahasa Inggris dari video tersebut kemudian diputar ulang oleh pejabat Gedung Putih di hadapan para wartawan yang berkumpul di ruang konferensi pers Presiden Trump.

Tidak jelas siapa yang menggagas ide untuk membuat video pendek tersebut, yang pertama kali ditunjukkan Trump kepada Kim dan rombongannya melalui iPad. Trump mengatakan video itu dibuat oleh perusahaan produksi Hollywood.

"Masa lalu tidak boleh ada di masa depan," kata narator di saat video memperlihatkan gambar zona demilitarisasi yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan sejak ditangguhkannya Perang Korea pada 1953.


"Menampilkan Presiden Donald Trump dan Ketua Kim Jong Un, dalam sebuah pertemuan untuk mengubah sejarah, untuk bersinar di bawah matahari. Satu momen, satu pilihan," kata narator dalam video. Kredit video menyebut produsennya Destiny Pictures, sebuah perusahaan berbasis di Los Angeles.

Ini bukan pertama kalinya Trump menunjukan video iPad kepada seorang pemimpin asing sebagai pemecah kebekuan atau icebreaker pertemuan. Saat melawat China November lalu, Presiden Amerika itu menunjukkan pada Presiden Xi Jinping, video cucunya yang berusia enam tahun, Arabella Kushner, membaca puisi dalam bahasa Mandarin.

Meski tidak biasa, rekaman video itu bukan kado yang paling aneh bagi 'teman dan musuh' AS. Sebelumnya Presiden Ronald Reagan pernah menghadiahkan Injil dan kue berbentuk kunci kepada Ayatollah Iran pada pertengahan 1980-an.

[Gambas:Video CNN] (rgt/nat)