Ia berharap publik tidak mengartikan pernyataan Presiden secara harafiah.
"Yah, Anda kenal bagaimana (karakter) Presiden. Itu tidak serius. Dia hanya menyatakan apa yang telah ia lakukan dan menekankan bahwa ia tidak melakukan korupsi," tutur Roque dalam wawancaranya dengan dzRH, seperti dikutip The Inquirer.
"Pertama-tama itu bukanlah pengakuan, bukan pernyataan yang menyatakan rasa bersalah, bukan," tuturnya. "Itu adalah ekspresi candaan Presiden, untuk menekankan bahwa ia tidak korup."
Sebelumnya, dalam pidato dalam pertemuan pejabat pemerintah di Malacanang, Duterte menghantam para pengritiknya dan membuat pengakuan aneh. Ia menyebut satu-satunya dosa yang ia lakukan selama memerintah adalah pembunuhan tanpa peradilan di Filipina.
Kasus ini terkait dengan pernyataannya untuk memerangi peredaran narkoba secara brutal di Filipina. Misi Duterte ini telah menuai ribuan korban jiwa tersangka pengedar narkoba yang dibunuh tanpa melalui proses peradilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT