Meksiko Tahan 791 Imigran, 368 Anak di Bawah 8 Tahun

CNN Indonesia | Senin, 17/06/2019 06:26 WIB
Meksiko Tahan 791 Imigran, 368 Anak di Bawah 8 Tahun Meksiko menahan 791 imigran dari Amerika Tengah, termasuk 368 anak yang berusia di bawah delapan tahun. (Reuters/Mohammed Salem)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meksiko menahan 791 imigran dari Amerika Tengah, termasuk 368 anak yang berusia di bawah delapan tahun.

Institut Migrasi Nasional Meksiko melaporkan bahwa penahanan imigran itu dilakukan di dua titik di negara bagian Veracruz pada Minggu (16/6).
Seorang sumber mengatakan kepada AFP bahwa 270 di antara imigran yang ditangkap masih berusia enam sampai tujuh tahun, sementara 98 lainnya merupakan balita.

Sumber tersebut juga membeberkan bahwa dari keseluruhan imigran yang ditahan, 413 di antaranya berasal dari Guatemala, 330 dari Honduras, dan 39 lainnya berkebangsaan Salvador.


Selain imigran, enam tersangka penyelundup manusia juga ditahan dalam operasi besar-besaran tersebut.
Veracruz sendiri merupakan salah satu kawasan rawan kekerasan di Meksiko, terutama karena menjadi rute penyelundupan narkoba menuju Amerika Serikat.

Imigran yang melewati daerah ini pun dibayangi oleh ancaman perampokan, pemerkosaan, hingga penculikan.

Tak hanya untuk keamanan, Meksiko melakukan penahanan ini juga guna memenuhi janji kepada AS.

[Gambas:Video CNN]

Melalui sebuah kesepakatan, Meksiko setuju melakukan berbagai upaya untuk membendung arus imigran ke AS agar pemerintahan Presiden Donald Trump tak menjatuhkan tarif tambahan atas barang dari negara mereka.

AS memang sudah menerapkan tarif untuk barang impor dari Meksiko sebesar lima persen karena negara itu dianggap tak melakukan cukup upaya untuk menghalau imigran dari Amerika Tengah.

Trump mengancam akan menaikkan tarif tersebut jika Meksiko dianggap tetap tak terlihat berupaya melakukan langkah pencegahan imigran dalam kurun waktu 45 hari. (has/has)